Achmad Luthfi Khakim Harumkan Purworejo di GSI Youth Fest Hero Summit 2026

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Purworejo, insanimedia.id – Achmad Luthfi Khakim, pengusaha sekaligus aktivis pemuda asal Kabupaten Purworejo, berhasil membawa nama daerahnya dalam ajang GSI Youth Fest Hero Summit 2026. Ia terpilih menjadi satu dari 35 local hero dari berbagai daerah di Jawa Tengah yang memiliki kontribusi positif bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Stadion GOR Manahan, Solo, Minggu (8/11/2026), tersebut mempertemukan para penggerak lokal yang aktif menciptakan perubahan melalui karya, inovasi, dan kegiatan sosial.

Dalam kesempatan itu, Luthfi memperkenalkan berbagai kiprahnya di bidang kewirausahaan, teknologi, media informasi, serta dokumentasi visual. Beragam usaha tersebut ia bangun secara mandiri dengan semangat untuk terus berkembang dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Luthfi mengawali perjalanan hidupnya di Desa Megulunglor, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo. Ia memiliki kondisi medis osteogenesis imperfecta (OI), kelainan yang membuat tulangnya lebih rentan mengalami patah. Meski menghadapi kondisi tersebut, ia tetap berusaha mengembangkan potensi diri dan membangun kemandirian.

Semangat berwirausaha mulai tumbuh ketika Luthfi masih duduk di bangku MTs. Saat itu, ia menyisihkan uang saku sebesar Rp2.000 setiap hari untuk mengumpulkan modal berjualan pulsa. Dari usaha sederhana tersebut, ia kemudian mengembangkan bisnis jual beli telepon seluler bekas sekaligus memperdalam pengetahuan teknologi secara otodidak.

Ketertarikannya pada dunia komputer semakin besar ketika menempuh pendidikan di SMK Patriot Pituruh pada jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Ia juga memperoleh pengalaman melalui praktik kerja lapangan dan bekerja sebagai teknisi komputer selama hampir lima tahun.

Berbekal pengalaman tersebut, Luthfi mendirikan LC Computer pada 2018. Usaha yang bergerak di bidang komputer dan jasa servis itu terus berkembang meskipun menghadapi berbagai tantangan, termasuk pandemi Covid-19. Untuk mempertahankan pelayanan, ia menghadirkan layanan antar jemput perangkat guna memudahkan pelanggan.

Baca Juga :  Hore, Perpanjangan SIM Tanpa Antre, Bisa Lewat Aplikasi Digital Korlantas Polri

Selain mengembangkan bisnis teknologi, Luthfi juga menekuni dunia jurnalistik dan informasi digital. Pada Maret 2017, ia merintis Pituruh News sebagai media informasi lokal yang kini dikelola bersama tim.

Perkembangan tersebut berlanjut pada 2025 ketika ia bersama sejumlah rekannya membangun Dieng Post di Wonosobo. Kemudian, pada 2026, ia memperluas kiprahnya di bidang kreatif dengan mendirikan usaha dokumentasi visual Foto dan Videographer Ruang Moment.

Berbagai usaha yang dijalankannya tidak hanya menjadi sumber penghasilan pribadi, tetapi juga membuka kesempatan kerja dan ruang kolaborasi bagi masyarakat. Luthfi turut membagikan pengalaman serta motivasi kepada generasi muda melalui media sosial dan kegiatan edukasi.

Ia beberapa kali mendapat undangan sebagai pembicara di sekolah-sekolah. Selain itu, ia juga memberikan kesempatan kepada siswa SMK untuk mengikuti praktik kerja lapangan di tempat usahanya agar mereka memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja.

Keikutsertaannya dalam GSI Youth Fest Hero Summit 2026 menjadi pengalaman tersendiri bagi Luthfi. Ia mengaku bersyukur mendapat kesempatan bertemu dan berbagi pengalaman dengan para penggerak lokal dari berbagai wilayah di Jawa Tengah.

“Saya merasa sangat bangga dan bersyukur bisa menjadi bagian dari 35 local hero se-Jawa Tengah. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya, sekaligus kesempatan untuk bertemu, belajar, dan berbagi inspirasi dengan orang-orang hebat dari berbagai daerah. Secara pribadi, saya tidak pernah membayangkan perjalanan yang saya mulai dari hal sederhana di Kecamatan Pituruh ini bisa membawa saya sampai pada titik ini,” ungkapnya.

Luthfi menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan sekadar persoalan penghargaan maupun pengakuan. Baginya, nilai terpenting dari setiap perjuangan adalah kemampuan untuk menghasilkan karya yang membawa manfaat bagi orang lain.

Baca Juga :  MTQ dan Lomba Dakwah Disabilitas Nasional 2026 di Purworejo Cetak Rekor Dunia

“Saya berharap keikutsertaan ini bisa menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Purworejo, agar tidak takut bermimpi dan berani memulai sesuatu. Jangan pernah menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk berhenti berkarya. Kita semua memiliki kesempatan untuk memberikan dampak positif dengan cara dan kemampuan masing-masing,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan dalam perjalanan hidup dan pengembangan usahanya. Luthfi berharap pengalaman tersebut semakin mendorong dirinya untuk memperluas kolaborasi, meningkatkan kualitas karya, serta membawa nama baik Kabupaten Purworejo.

Menurutnya, setiap orang membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan keberanian menghadapi kegagalan untuk membangun usaha. Sebab, keberhasilan tidak diperoleh secara instan, tetapi melalui proses panjang yang membutuhkan kerja keras dan ketekunan.

Kiprah Achmad Luthfi Khakim dalam GSI Youth Fest Hero Summit 2026 menjadi bukti kontribusi pemuda daerah dalam menciptakan inovasi dan peluang positif. Melalui bidang usaha, teknologi, media, dan kreativitas, ia menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk terus berkarya serta memberikan dampak bagi masyarakat.