Blitar, insanimedia.id – Potensi pertanian dan peternakan yang kuat mendorong Kabupaten Blitar menjadi salah satu wilayah pilihan untuk pengembangan industri pembenihan jagung. Pabrik pembenihan jagung Soebandi Raja kini mulai memperluas kegiatan usahanya di wilayah Blitar.
Bupati Blitar Rijanto menyebut sektor pertanian Blitar memiliki peluang besar untuk mendukung industri tersebut. Salah satu faktor pendukungnya adalah tingginya minat petani dalam membudidayakan jagung.
Selain sektor pertanian, kebutuhan jagung juga berkaitan dengan perkembangan peternakan ayam petelur yang menjadi salah satu sektor usaha penting di Kabupaten Blitar. Peternak membutuhkan jagung sebagai salah satu bahan utama pakan.
“Petani kita mayoritas memang suka menanam jagung. Blitar ini juga punya potensi ternak ayam petelur. Kalau peternak ayam petelur, tentu bergelut dengan jagung sebagai bahan bakunya,” kata Rijanto.
Untuk memperkuat ekosistem tersebut, Pemkab Blitar mendorong kolaborasi dengan perusahaan pembenihan. Pemerintah daerah berharap benih produksi pabrik dapat tersalurkan kepada petani, sementara hasil panennya dapat memenuhi kebutuhan jagung bagi peternak ayam petelur.
“Pembenihan jagung ini kerja sama dengan pemerintah daerah, nanti disalurkan kepada petani. Hasil panennya juga untuk peternak ayam petelur dan sebagian untuk pembenihan lagi,” jelasnya.
Pabrik pembenihan Soebandi Raja menargetkan produksi hingga 700 ton benih jagung setiap tahun. Pengembangan industri ini juga memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.
Dalam kondisi normal, pabrik tersebut diproyeksikan menyerap sedikitnya 70 pekerja lokal di luar tenaga petani. Kebutuhan tenaga kerja dapat meningkat ketika memasuki masa panen dan penyerapan hasil produksi jagung.
Rijanto juga menyampaikan apresiasi terhadap penggunaan peralatan produksi buatan dalam negeri. Menurutnya, keberadaan pabrik pembenihan tersebut dapat memperkuat keterhubungan antara industri benih, petani jagung, dan peternak ayam petelur di Kabupaten Blitar.
Pengembangan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi benih jagung, tetapi juga membangun rantai ekonomi yang saling mendukung antara sektor pertanian dan peternakan di wilayah Kabupaten Blitar.







