Bupati Rijanto Pastikan Irigasi Pompanisasi di Kademangan, Blitar Berfungsi Saat Kemarau

Penulis : Rizma N.A.

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Bupati Blitar Rijanto meninjau langsung sejumlah lokasi Program Irigasi Pompanisasi (iRpom) di Kabupaten Blitar, Kamis (9/7/2026), untuk memastikan bantuan pemerintah beroperasi secara optimal dalam memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian selama musim kemarau.

Rijanto mengunjungi beberapa titik pelaksanaan program, antara lain di Desa Dawuhan, Desa Plosorejo, dan Desa Darungan. Hasil pemantauan menunjukkan air dari sistem pompanisasi telah mengalir ke area persawahan dan mulai dimanfaatkan oleh para petani untuk mendukung kegiatan bercocok tanam.

Menurut Rijanto, Program iRpom menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mengurangi dampak fenomena El Nino sekaligus menjaga produktivitas sektor pertanian agar target swasembada pangan tetap tercapai.

“Alhamdulillah, setelah kami melihat langsung di lapangan, air sudah mengalir ke lahan pertanian. Harapannya, petani tidak lagi mengalami kesulitan air saat musim kemarau sehingga proses tanam dan produksi tetap berjalan,” ujarnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar, Setiyana, menjelaskan pemerintah pusat telah mengalokasikan 45 unit iRpom kepada Kabupaten Blitar pada tahap pertama. Selanjutnya, pemerintah juga diperkirakan menyalurkan sekitar 50 unit tambahan pada tahap kedua sehingga total bantuan yang diterima daerah tersebut diperkirakan mencapai 95 hingga 100 unit.

Setiyana berharap program tersebut dapat meningkatkan indeks pertanaman, menjaga hasil produksi pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Blitar sehingga kebutuhan air bagi petani tetap terpenuhi sepanjang musim kemarau.

Baca Juga :  Musim Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Minta Warga Tidak Bakar Sampah di Dekat Perlintasan Kereta Api, INi Dampaknya