Kementan Salurkan Benih Jagung Hibrida untuk Ribuan Hektare Lahan di Blitar

Penulis : Rizma N.A.

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan benih jagung hibrida kepada petani di Kabupaten Blitar untuk meningkatkan produksi jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Bantuan tersebut mencakup lahan seluas 6.457 hektare yang dikelola oleh 366 kelompok tani di 17 kecamatan.

Bupati Blitar Rijanto menyampaikan bahwa bantuan benih dari pemerintah pusat menjadi dukungan penting bagi petani dalam meningkatkan hasil produksi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian. Menurutnya, Kabupaten Blitar sebagai salah satu daerah penyangga pangan perlu terus meningkatkan produktivitas melalui penyediaan sarana produksi yang memadai.

“Kami mengapresiasi perhatian pemerintah pusat kepada petani di Kabupaten Blitar. Bantuan benih jagung hibrida ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen, menjaga produktivitas pertanian, sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional. Kami berharap seluruh bantuan dimanfaatkan secara optimal oleh para petani,” ujar Rijanto.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar, Setiyana, menjelaskan Kementerian Pertanian mengalokasikan bantuan sebanyak 96,3 ton benih jagung hibrida untuk mendukung penanaman di lahan seluas 6.457 hektare. Benih yang disalurkan terdiri atas tiga varietas, yaitu Bisi 18, JAB 69 Sakti, dan Maxxi.

Setiyana menambahkan, bantuan tersebut didistribusikan kepada 366 kelompok tani yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Blitar.

“Penyaluran atau dropping benih dilakukan mulai Juni hingga minggu kedua Juli 2026. Realisasi penanaman disesuaikan dengan jadwal tanam di masing-masing kecamatan. Sebagian benih sudah ditanam, sedangkan sisanya masih menunggu musim tanam tiba sehingga seluruh bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal,” jelas Setiyana.

Pemerintah Kabupaten Blitar berharap bantuan benih jagung hibrida tersebut mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui hasil panen yang lebih optimal.

Baca Juga :  Wabup Blitar: Peternakan Ayam Harus Stabil, Harga dan Pakan Terkendali