Dapur Produksi Gula Merah di Nglegok, Blitar Terbakar, Kerugian Capai Rp3 Juta

Penulis : Sulkhan Z

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Dapur tempat pembuatan gula merah di Dusun Sumberasri RT 01 RW 06, Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, terbakar pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 14.10 WIB.

Kasi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar, Tedy Prasojo, mengatakan kebakaran tersebut diketahui pemilik rumah, Imro’atus Solehah (63), setelah mendengar suara “kratak-kratak” dari arah belakang rumah seusai melaksanakan salat sekitar pukul 14.00 WIB.

Pemilik kemudian meminta anaknya, Mohamad Miftahul Huda (45), untuk mengecek sumber suara tersebut. Saat melihat ke belakang rumah, saksi mendapati dapur tempat pembuatan gula merah dan tumpukan kayu kering telah terbakar.

“Setelah mengetahui adanya kebakaran, saksi meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman awal dan menghubungi Kepala Desa Sumberasri agar diteruskan kepada petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar,” ujar Tedy.

Mendapat laporan tersebut, petugas Damkar Kabupaten Blitar segera menuju lokasi dengan membawa peralatan pemadaman. Petugas kemudian berupaya memutus rantai api agar kobaran tidak menjalar ke bangunan rumah utama.

“Alhamdulillah dalam tempo waktu satu jam api berhasil dipadamkan dan benar-benar dinyatakan padam,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan awal, dapur tersebut digunakan untuk proses pembuatan gula merah. Pemilik bersama pekerjanya melakukan proses pemasakan bahan gula merah menggunakan potongan kayu kering sejak sekitar pukul 10.00 WIB dan selesai pada pukul 11.45 WIB.

Di sekitar lokasi memasak terdapat tumpukan kayu kering dengan jarak sekitar satu meter. Hasil penyelidikan awal menduga api berasal dari sisa arang setelah proses memasak, kemudian merambat ke tumpukan kayu kering di sebelahnya.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp3 juta.

Baca Juga :  Bid Propam Polda Jatim Mitigasi ke Polres Blitar, Penguatan Disiplin dan Pengawasan Internal

Tedy mengimbau masyarakat yang menggunakan tungku atau sumber api untuk kegiatan memasak agar memastikan bara api benar-benar padam setelah aktivitas selesai. Material mudah terbakar seperti kayu kering juga perlu ditempatkan pada jarak aman dari sumber panas.

Petugas yang terlibat dalam penanganan kebakaran antara lain Damkar Kabupaten Blitar, Polsek Nglegok, Koramil Nglegok, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, serta warga sekitar lokasi.