Blitar, insanimedia.id – Jenazah Susanto (36), warga Dusun Wonorejo, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, akhirnya tiba di kampung halaman dan dimakamkan setelah sebelumnya sempat dinyatakan hilang dalam kecelakaan tenggelamnya KMP Virgo Transport 8.
Susanto bekerja sebagai sopir truk dan berangkat menuju Kalimantan untuk bekerja. Dalam perjalanan tersebut, adiknya yang berasal dari Desa Pagersari, Kabupaten Malang, turut mendampingi sebagai kernet. Keduanya menjadi korban dalam musibah tenggelamnya kapal tersebut.
Kepala Desa Krisik Hari Budi Setyawan membenarkan keluarga telah menerima jenazah Susanto. Pihak keluarga kemudian memakamkan korban di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Krisik.
Tim SAR menemukan jenazah Susanto setelah melakukan pencarian selama beberapa hari. Petugas kemudian menerbangkan jenazah ke Surabaya sebelum keluarga membawa korban melalui jalur darat menuju Desa Krisik.
“Adik Susanto telah lebih dahulu meninggal dunia dan jenazahnya juga telah dimakamkan. Musibah tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga karena dua bersaudara itu berangkat bersama menuju Kalimantan untuk bekerja”, ungkapnya.
Sejumlah pihak ikut membantu proses pemulangan jenazah hingga pemakaman. Jasa Raharja, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, BPBD, serta JSC Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur memberikan pendampingan kepada keluarga korban.
Pemakaman tersebut sekaligus mengakhiri penantian keluarga Susanto setelah tim SAR menemukan korban dalam proses pencarian. Keluarga akhirnya dapat mengantarkan Susanto ke tempat peristirahatan terakhir di kampung halama







