Kapolda Jateng Tegaskan Perang terhadap Pungli dalam Safari Kamtibmas di Semarang

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Semarang, insanimedia.id – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, profesional, dan bebas dari pungutan liar (pungli). Ia menyampaikan komitmen tersebut saat menggelar Safari Kamtibmas di Gereja Santo Athanasius Agung, Kota Semarang, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi Polda Jawa Tengah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam pertemuan itu, Roy memperkenalkan diri sebagai Kapolda Jawa Tengah sekaligus menyampaikan arah kepemimpinannya melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat.” Ia menekankan pentingnya kehadiran polisi yang mampu memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan rasa aman kepada masyarakat.

“Saya berada di sini sebagai Kapolda Jawa Tengah dengan tujuan mewujudkan Polisi Bersama Masyarakat. Saya memahami bahwa masyarakat sangat membutuhkan kehadiran kepolisian yang mampu memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, serta rasa aman,” tegas Irjenpol. Pol. Roy Hardi Siahaan.

Roy menyebut kepercayaan masyarakat sebagai modal penting bagi kepolisian dalam menjalankan tugas. Karena itu, ia meminta seluruh personel menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan pelayanan yang adil tanpa membeda-bedakan warga.

Ia juga menyoroti praktik pungli yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Roy menegaskan tidak akan membiarkan anggotanya menyalahgunakan kewenangan untuk mencari keuntungan pribadi.

“Dalam program Polisi Bersama Masyarakat, saya tidak ingin melihat ada anggota kami yang melakukan pungli di jalan. Apabila masyarakat mengetahui adanya anggota polisi yang melakukan pungli, silakan laporkan kepada kami. Kami akan menindaklanjuti laporan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Selain menekankan pemberantasan pungli, Kapolda Jateng meminta jajarannya memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, penyandang disabilitas, anak-anak, serta masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Baca Juga :  Blitar Hari Ini Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang dan Petir

Menurut Roy, setiap warga berhak mendapatkan perlindungan dan pelayanan kepolisian tanpa memandang latar belakang maupun kondisi ekonomi. Ia mendorong personel untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, mengedepankan pendekatan humanis, serta memastikan penegakan keadilan berjalan sesuai hak-hak warga.

Roy juga meminta dukungan dan doa masyarakat agar dapat menjalankan amanah sebagai Kapolda Jawa Tengah dengan baik. Ia berharap jajarannya mampu menjawab kebutuhan warga melalui pelayanan yang tulus dan tindakan nyata.

“Saya mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar saya dapat melaksanakan tugas dengan baik dan amanah. Saya berharap apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat Jawa Tengah dapat kami wujudkan melalui kerja nyata, pelayanan yang tulus, serta komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Yuliyanto menjelaskan bahwa Safari Kamtibmas menjadi salah satu upaya kepolisian untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menyosialisasikan slogan “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai pedoman personel dalam menjalankan tugas.

“Melalui slogan Polisi Bersama Masyarakat, menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kamtibmas. Dibutuhkan dukungan, kepercayaan, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Kami juga mengajak seluruh anggota untuk menjadikan slogan ini sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan yang tulus, tidak menyakiti hati masyarakat, serta menolak segala bentuk penyalahgunaan kewenangan,” ungkap Kombes Pol. Yuliyanto, Minggu (11/10/2026).

Yuliyanto berharap semangat kebersamaan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kepolisian sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Jawa Tengah.

“Harapan kami, Polisi Bersama Masyarakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Jawa Tengah. Dengan semangat kebersamaan, keterbukaan, dan saling percaya, kita dapat mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.