Kecamatan Bener, Purworejo Bekali Pemuda Karang Taruna Literasi Digital dan Kepeloporan

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Purworejo, insanimedia.id – Pemerintah Kecamatan Bener memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan desa melalui kegiatan Sosialisasi Etika dan Hukum Bermedia Sosial yang bekerja sama dengan Organisasi Bantuan Hukum (OBH) Yayasan Adil Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Ndalem Mbah Mantri pada Rabu (24/6/2026) tersebut memberikan pemahaman hukum digital sekaligus menumbuhkan semangat kepeloporan bagi anggota Karang Taruna.

Pemerintah Kecamatan Bener mengundang perwakilan Karang Taruna dari seluruh desa untuk mengikuti kegiatan tersebut. Selain membahas penggunaan media sosial yang bertanggung jawab, kegiatan itu juga mendorong peserta mengembangkan potensi desa melalui sektor budaya, pariwisata, seni, dan kewirausahaan.

Camat Bener, Bambang Suryanto, yang didampingi Sekretaris Kecamatan Bener Agus Bambang Aryanto, menegaskan bahwa pemuda memegang peran penting dalam menentukan arah kemajuan desa. Karena itu, pemerintah perlu memberikan ruang dan dukungan agar mereka mampu berkembang serta menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Kami ingin para pemuda menjadi pelopor di bidang yang mereka tekuni. Baik di bidang budaya, pariwisata, kesenian maupun sektor lainnya. Mereka harus berani berkarya dan membawa kemajuan bagi desanya,” ujar Bambang.

Ia menjelaskan bahwa Kecamatan Bener memiliki banyak generasi muda yang berhasil menorehkan prestasi dan layak dijadikan inspirasi. Salah satunya pemuda Desa Guntur yang meraih Juara I Pemuda Pelopor Kabupaten Purworejo Bidang Kebudayaan serta pemuda Desa Bener yang berhasil menjadi Runner Up Bagus-Roro Kabupaten Purworejo Tahun 2026.

Menurutnya, capaian tersebut membuktikan bahwa pemuda desa mampu bersaing dan mengangkat nama daerah apabila memperoleh pembinaan serta dukungan yang memadai.

“Kami sengaja menghadirkan para pemuda pelopor untuk berbagi pengalaman dan memberikan motivasi kepada peserta. Harapannya semakin banyak pemuda yang percaya diri, kreatif, dan berani mengambil peran dalam pembangunan desa,” tambahnya.

Baca Juga :  Toko Modern Branding Lokal, DPMPTSP Sebut Izin Usaha Lokal

Tingginya antusiasme peserta menunjukkan besarnya semangat generasi muda untuk terus berkembang. Pemerintah Kecamatan Bener pun menyatakan kesiapannya menghadirkan berbagai program pembinaan guna mencetak lebih banyak pemuda pelopor di masa mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga menerima materi tentang etika dan hukum bermedia sosial yang disampaikan oleh Yunus, S.H., M.H., dari OBH Adil Indonesia.

Yunus menjelaskan bahwa pesatnya perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan pemahaman hukum serta kemampuan berpikir kritis. Ia menilai media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk kalangan anak-anak dan remaja.

“Di era digital seperti sekarang, siapa pun bisa membuat dan menyebarkan informasi. Karena itu masyarakat harus memahami etika serta konsekuensi hukum dari setiap aktivitas yang dilakukan di dunia maya,” jelas Yunus.

Ia juga mengingatkan peserta mengenai berbagai risiko di ruang digital, seperti penipuan daring, penyebaran berita bohong, pencemaran nama baik, hingga penyalahgunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang dapat menghasilkan gambar maupun video palsu yang tampak nyata.

Menurutnya, kemampuan menyaring dan memverifikasi informasi menjadi bekal penting bagi generasi muda agar tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan maupun menjadi korban kejahatan digital.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Bener bersama OBH Yayasan Adil Indonesia berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya aktif memanfaatkan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran hukum, sikap kritis, dan tanggung jawab sebagai warga digital.

Dengan bekal kepemimpinan, kreativitas, dan literasi digital yang baik, para pemuda Karang Taruna diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mendorong kemajuan desa sekaligus menjaga ruang digital tetap aman, sehat, dan produktif.