Kisah Kedai ‘Minuminumsini’ di Blitar, Bertahan Dua Tahun Bermodalkan Efisiensi dan Doa Keluarga

Penulis: Sulkhan Z

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Di tengah menjamurnya kedai kopi modern dengan desain interior mewah, sebuah warung sederhana bernama “Minuminumsini” di Sumberdiren, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, berhasil membuktikan eksistensinya. Warung yang berlokasi tak jauh dari perlintasan kereta api Stasiun Garum ini tetap kokoh berdiri selama lebih dari dua tahun.

​Agung, pemilik warung yang akrab disapa Simbah, mengungkapkan bahwa kunci utama keberlangsungan usahanya bukanlah strategi pemasaran yang rumit, melainkan prinsip memaksimalkan keterbatasan. Menurutnya, di tengah gempuran coffee shop modern di wilayah Blitar, kejujuran dalam mengelola apa yang ada menjadi fondasi penting.

​”Kita nggak ada trik Mas, cuman memaksimalkan yang kita punya. Jadi punyanya gini, ya dimaksimalkan,” ujar Simbah saat ditemui di sela aktivitasnya, Selasa (21/4/2026).

​Simbah menjelaskan beberapa faktor teknis yang membuat usahanya tetap stabil. Efisiensi biaya operasional menjadi poin utama, di mana lahan yang digunakan tidak membebani kas karena tidak adanya biaya sewa. Selain itu, lokasi yang berdekatan dengan rumah membuat manajemen waktu dan tenaga menjadi lebih efektif.

​Namun, di balik faktor teknis tersebut, Simbah menekankan pentingnya dukungan moral dan sosial. Ia meyakini bahwa keberhasilan sebuah usaha kecil sangat bergantung pada restu keluarga dan komunitas sekitar.

​”Pertama itu berkat doa keluarga kita; orang tua, terus mertua, istri yang lebih penting itu doanya keluarga. Kedua, doa, semangat, dan dukungan dari teman-teman yang sudah rela berbagi kebahagiaan di tempat yang sangat sederhana ini,” tambahnya.

​Meski tampil dengan konsep sederhana, “Minuminumsini” tetap memperhatikan aspek komunikasi publik. Simbah menyadari bahwa konsistensi dalam memberikan informasi atau branding adalah hal yang tidak boleh ditinggalkan agar warungnya tetap dikenal luas.

Baca Juga :  Epilepsi Kambuh, Pemuda 18 Tahun di Blitar Tenggelam Mandi di Sungai Sutojayan

​Warung ini menerapkan sistem pelayanan praktis dengan alur “Pesan, Bayar, Antar.” Bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana santai dengan pemandangan aktivitas kereta api, Minuminumsini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 00.00 WIB.