Omzet KDKMP di Kota Blitar Mulai Capai Rp1 Juta Perhari, Jual Barang Subsidi

Penulis : Budi

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Blitar mencatat omzet harian berkisar Rp50 ribu hingga Rp300 ribu. Pendapatan koperasi berpotensi melonjak hingga lebih dari Rp1 juta per hari ketika pengelola menjual barang bersubsidi, seperti LPG, Minyakita, dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kota Blitar, Gembong Kurniawan, SH, mengatakan ketersediaan barang bersubsidi turut mendorong peningkatan transaksi di koperasi.

“Omzetnya sekitar Rp 50 ribu sampai Rp 300 ribu per hari. Kalau ada barang subsidi seperti LPG, Minyakita, dan beras SPHP, bisa Rp 1 juta ke atas,” ujarnya.

Dari total 21 KDKMP yang tersebar di Kota Blitar, sebanyak 13 koperasi telah menjalankan kegiatan usaha. Sementara itu, delapan koperasi lainnya belum beroperasi karena masih melengkapi sarana dan prasarana pendukung, termasuk fasilitas penyimpanan berupa freezer.

Koperasi yang sudah beroperasi melayani masyarakat setiap hari, mulai Senin hingga Minggu, pukul 08.00 hingga 17.00. Meski demikian, besaran omzet harian masih bergantung pada jenis barang yang tersedia serta kemampuan koperasi memenuhi kebutuhan konsumen.

Penjualan produk bersubsidi menjadi salah satu peluang bagi KDKMP untuk meningkatkan pendapatan usaha. Namun, omzet yang diperoleh belum mencerminkan keuntungan bersih karena pengelola masih harus memperhitungkan biaya operasional dan berbagai kebutuhan usaha lainnya.

“Untuk potensi peningkatan omzet jika ada barang subsidi dari pemerintah,” pungkasnya.

Baca Juga :  Empat Lansia di Kota Blitar Desilnya Naik, Dinsos Usul untuk Diturunkan