Kediri, insanimedia.id — Turnamen Domino Piala Panglima TNI dalam rangka HUT ke-81 TNI digelar serentak di 101 kota dan kabupaten se-Indonesia dan tercatat dalam Rekor MURI.
Di Kediri, kegiatan diikuti 64 tim dari Kota Kediri, Kabupaten Kediri, serta unsur TNI, hasil kerja sama Kodim 0809 Kediri dengan Pengurus Daerah Olahraga Domino (ORADO) Kota dan Kabupaten Kediri, Minggu 27 September 2026.
Ketua ORADO Kota Kediri, Imam Wihdan Zarkasyi, menyatakan kegiatan ini menjadi momentum menghapus stigma negatif yang selama ini melekat pada domino. Olahraga ini dikukuhkan sebagai cabang yang mengutamakan kemampuan berpikir, strategi, dan kesehatan otak, bukan sekadar hiburan.
“Kita tunjukkan bahwa domino ini naik kelas, tidak bermuatan negatif, melainkan olahraga yang mengutamakan kegiatan otak dan strategi, serta menyehatkan,” terang Imam Wihdan Zarkasyi.
Domino kini telah memiliki kerangka kejuaraan yang sah, mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga kejuaraan nasional dengan juara yang telah terpilih. ORADO juga terus mendorong sosialisasi ke lingkungan pelajar.
” Turnamen di tingkat SMA dan SMK sebelumnya telah digelar dengan antusiasme yang tinggi. Ke depannya, dibuka peluang pembentukan kategori khusus perempuan mengingat minat yang mulai tumbuh,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kota Kediri itu.
Sementara itu Komandan Kodim 0809 Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansah,S.sos menyambut baik terselenggaranya kegiatan yang berjalan tertib, aman, dan lancar. Ia berharap ajang ini semakin mempererat silaturahmi antar pecinta olahraga domino se Kediri Raya.Para peserta bertanding di Aula Makodim 0809 Kediri dengan mengandalkan ketajaman strategi, konsentrasi tinggi, dan ketepatan membaca langkah lawan. Sinergi dengan TNI dinilai sangat strategis untuk memperkenalkan citra baru domino sebagai olahraga yang terukur, beraturan, dan menjunjung sportivitas.







