Kediri, insanimedia.id – Manajemen PG Pesantren Baru Kediri memperkuat koordinasi dengan jajaran kepolisian menjelang musim giling 2026 melalui silaturahmi bersama Kapolres Kediri Kota pada Selasa (12/5/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari sinergi lintas sektor untuk memastikan pelaksanaan panen tebu dan musim giling berlangsung aman, tertib, dan mendukung program swasembada gula nasional.
General Manager PG Pesantren Baru, Sugondo, mengatakan pihaknya perlu menjalin koordinasi intensif dengan aparat kepolisian karena aktivitas pabrik serta mobilitas kendaraan pengangkut tebu akan meningkat selama musim giling berlangsung.
“Alhamdulillah pada kesempatan ini kami bersilaturahmi dengan Bapak Kapolres Kediri Kota untuk berkoordinasi secara langsung sekaligus menyampaikan kesiapan PG Pesantren Baru dalam melaksanakan giling 2026,” kata Sugondo.
Sugondo menjelaskan bahwa pihak pabrik telah melakukan berbagai persiapan teknis dan nonteknis untuk menghadapi dimulainya musim giling tahun ini.
Menurutnya, pengaturan lalu lintas di sejumlah jalur distribusi tebu menjadi perhatian utama karena kendaraan pengangkut tebu dari berbagai daerah diperkirakan akan memadati jalan raya.
Ia menilai kondisi tersebut perlu diantisipasi bersama agar tidak menimbulkan kemacetan maupun menghambat aktivitas masyarakat.
“Kami menyadari saat musim panen tiba, jalan raya akan dipadati truk pengangkut tebu. Oleh karena itu, kami perlu memperkuat kerja sama dengan pihak terkait demi menjaga kelancaran lalu lintas,” jelasnya.
Sugondo menambahkan bahwa PG Pesantren Baru dijadwalkan memulai start giling pada 19 Mei 2026.
Pada musim giling tahun ini, perusahaan menargetkan tebu giling mencapai 873.299,6 ton dengan rendemen sebesar 7,26 persen. Selain itu, PG Pesantren Baru menargetkan produksi gula sebanyak 63.597,32 ton.
Target tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung program pemerintah menuju swasembada gula nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan sektor industri gula.
“Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat dan para pemangku kepentingan agar giling tahun ini berjalan lancar dan seluruh karyawan diberikan keselamatan selama menjalankan tugas,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim menyatakan kesiapan kepolisian dalam mendukung program strategis nasional, termasuk sektor pangan dan industri gula.
Ia menegaskan bahwa Polres Kediri Kota akan memberikan dukungan penuh, khususnya dalam pengamanan jalur distribusi tebu dan pengaturan arus lalu lintas selama musim panen dan giling berlangsung.
“Kami akan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan distribusi tebu berjalan lancar, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” tegas AKBP Anggi.
Melalui sinergi antara PG Pesantren Baru dan kepolisian, pelaksanaan musim giling 2026 diharapkan berjalan optimal serta mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi gula nasional.







