Rumah Lansia di Selopuro Terbakar, Uang Tunai Puluhan Juta Rupiah Ikut Hangus

Penulis : Kurniawan

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Sebuah rumah milik warga di Dusun Jatiluhur RT 02 RW 05, Desa Jatitengah, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, ludes dilalap si jago merah pada Jumat (5/6/2026) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala Seksi (Kasi) Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, Tedy Prasojo, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 20.30 WIB dari perangkat desa setempat. Setelah menerima informasi, petugas piket Damkar langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

“Begitu menerima laporan, petugas kami segera menyiapkan peralatan dan berangkat ke lokasi. Proses pemadaman juga dibantu oleh TNI-Polri, perangkat desa, UPJ sektor Wlingi, relawan, dan warga sekitar,” ujar Tedy.

Menurutnya, api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB setelah petugas berjibaku selama kurang lebih satu setengah jam.

Rumah yang terbakar diketahui milik Suyitno (77), seorang wiraswasta yang tinggal seorang diri sejak tahun 2017. Berdasarkan keterangan korban, saat kejadian dirinya sedang beristirahat sambil mendengarkan radio. Sekitar pukul 20.30 WIB, ia mendengar suara ledakan yang semula dikira petasan.

Namun, setelah memeriksa bagian depan rumah, korban mendengar suara kayu terbakar dan melihat atap rumah yang berbahan anyaman bambu telah dilalap api. Korban sempat menyelamatkan satu unit sepeda motor Jupiter MX dan sebuah sepeda ontel sebelum api semakin membesar.

Korban juga berusaha mengambil uang tunai dan dokumen penting yang disimpan di dalam lemari, namun urung dilakukan karena kobaran api semakin besar. Warga sekitar kemudian membantu melakukan pemadaman awal sembari menunggu kedatangan petugas Damkar.

Tedy menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.

Baca Juga :  DPRD Kota Blitar akan Minta Penjelasan Walikota Blitar Soal Efisiensi Outsourcing di Lingkup Pemkot

“Dugaan sementara akibat hubungan arus pendek listrik. Namun untuk penyebab pastinya tetap menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait,” jelasnya.

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah barang berharga milik korban hangus terbakar, di antaranya televisi, radio, benih padi dan beras masing-masing 50 kilogram, pakaian, dokumen kendaraan, serta uang tunai sebesar Rp78 juta yang menurut pengakuan korban disimpan di dalam lemari.

Selain itu, beberapa barang seperti kompor gas, mesin cuci, dan mejikom berhasil ditemukan dalam kondisi masih utuh meski terdampak kebakaran.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun.

Kasi Damkar Kabupaten Blitar, Tedy Prasojo, juga mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, terutama pada bangunan yang sudah berusia tua, guna mencegah terjadinya kebakaran.

“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik dan menggunakan peralatan listrik sesuai standar keamanan. Langkah pencegahan sangat penting untuk menghindari kejadian serupa,” pungkasnya.