Samanhudi Anwar Terpilih Sebagai Ketua KONI Kota Blitar, Menduga Ada Intervensi Pemerintah

Penulis : Budi

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Samanhudi Anwar resmi memenangkan pemilihan Ketua KONI Kota Blitar dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) yang berlangsung Selasa (19/5). Setelah unggul dalam proses voting, Samanhudi langsung menyoroti dugaan campur tangan pemerintah dalam jalannya pemilihan.

Pria yang akrab disapa Hudi itu mengaku dirinya maju sebagai calon ketua bukan karena ambisi pribadi. Ia menyebut sejumlah cabang olahraga meminta KONI dipimpin tokoh asli daerah Kota Blitar.

“Sebenarnya saya tidak ingin menjadi ketua KONI. Tapi teman-teman cabor meminta agar KONI dipimpin putra daerah (Kota Blitar) asli,” ujarnya, Selasa (19/5).

Hudi menegaskan pengelolaan olahraga di Kota Blitar seharusnya berada di tangan insan olahraga tanpa intervensi pihak lain. Ia menilai proses Musorkot kali ini terlalu banyak melibatkan pemerintah.

“Ini marwah olahraga. Tidak perlu ada intervensi dari dinas maupun wali kota. KONI biar diurus penggiat olahraga,” tegasnya.

Samanhudi juga mengungkap dugaan adanya “cawe-cawe” dalam kontestasi pemilihan Ketua KONI. Ia bahkan mengklaim memiliki bukti terkait keberpihakan terhadap calon tertentu.

“Ada cawe-cawe, saya punya buktinya. Saya ngomong lembaga, bukan personal,” katanya.

Menurut Hudi, hasil pemungutan suara menunjukkan kekuatan cabang olahraga masih menentukan arah organisasi olahraga di Kota Blitar. Ia menilai kemenangan tersebut menjadi bukti dukungan cabor lebih dominan dibanding pengaruh pemerintah daerah.

“Kalau biasanya jagonya pemerintah daerah menang, sekarang kalah. Artinya kekuatan teman-teman cabor masih kuat,” ucapnya.

Meski sempat muncul kritik dan penolakan menjelang Musorkot, Hudi memastikan seluruh proses pencalonannya berjalan sesuai aturan organisasi. Ia menegaskan tidak ada pelanggaran terhadap AD/ART maupun ketentuan yang berlaku.

“Saya orang hukum, tahu aturan. Tidak ada yang saya langgar dalam AD/ART maupun aturan organisasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Purworejo, Abdullah Soroti Belum Adanya Venue yang Memadai

Ke depan, Samanhudi berharap pembinaan olahraga di Kota Blitar terbebas dari kepentingan politik. Ia menginginkan sinergi antara KONI, DPRD, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan prestasi atlet menghadapi Porprov 2027.

“Tiga pilar ini harus sinkron. Pemerintah tugasnya membina dan mendukung anggaran, sedangkan KONI fokus membangun prestasi,” pungkasnya.