Sebanyak 650 RT di Kota Blitar Meriahkan Ambengan Haul Bung Karno

Penulis : Budi

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Masyarakat Kota Blitar kembali berpartisipasi dalam tradisi ambeng pada peringatan Haul Bung Karno tahun 2026. Sebanyak 650 RT yang tersebar di 21 kelurahan ikut ambil bagian dalam kegiatan budaya yang rutin digelar setiap bulan Juni tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar, Rike Rochmawati, mengatakan seluruh ambeng yang disiapkan warga berasal dari swadaya masyarakat tanpa menggunakan anggaran pemerintah.

“Kurang lebih ada 650 RT yang mengikuti ambeng Haul Bung Karno. Anggarannya murni dari swadaya masyarakat,” ujarnya, Jumat (19/6).

Rike menjelaskan bahwa keterlibatan masyarakat hingga tingkat RT menjadi ciri khas pelaksanaan Haul Bung Karno di Kota Blitar. Warga di masing-masing lingkungan bekerja sama menyiapkan ambeng sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.

Panitia juga mengadakan penilaian untuk menentukan ambeng terbaik di setiap kelurahan. Seluruh kelurahan yang berjumlah 21 akan mengirimkan satu ambeng unggulan sebagai perwakilan dalam penilaian tingkat kota.

“Setiap kelurahan akan diambil satu ambeng terbaik. RT yang terpilih mendapat apresiasi sebesar Rp 1 juta,” katanya.

Selain melibatkan warga setempat, panitia mengundang sejumlah tamu dari berbagai daerah untuk menghadiri rangkaian kegiatan Haul Bung Karno. Kehadiran para tamu tersebut diharapkan semakin menambah semarak peringatan yang menjadi agenda tahunan Kota Blitar.

Rike menyebut panitia telah mengundang keluarga Bung Karno, para kepala daerah di Jawa Timur, serta anggota DPR RI untuk mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan.

“Kami mengundang keluraga bungkarno, kepala daerah di Jawa Timur, serta anggota DPR RI,” pungkasnya.

Melalui tradisi ambeng, masyarakat tidak hanya mengenang jasa dan perjuangan Bung Karno, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian budaya yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Baca Juga :  Kemelut Parkir Kota Blitar, HMI Cabang Blitar: Pemerintah Harus Mendengar Dua Sisi