Dibuka, Beasiswa 2025 Kota Blitar, Verifikasi Digital Jadi Syarat Utama

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kota Blitar mengeluarkan beasiswa bagi mahasiswa warga Kota Blitar. Beasiswa ini untuk dapat membantu biaya pendidikan warga yang kurang mampu. Selain itu, beasiswa ini untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Blitar.

Kepala Dispora Kota Blitar, M. Aminurcholis, menjelaskan bahwa pendaftaran beasiswa perguruan tinggi tahun 2025 dari Pemerintah Kota Blitar telah resmi dibuka. Ia menyampaikan bahwa calon pendaftar harus benar-benar memahami dan mempelajari seluruh persyaratan terlebih dahulu.

“Setelah merasa persyaratannya lengkap, biasanya masing-masing peserta langsung mendaftar,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).

Ia menambahkan bahwa proses verifikasi dilakukan melalui aplikasi. Apabila jumlah pendaftar tinggi, pihaknya akan melakukan perankingan. Program ini telah dibuka sejak tanggal 23 dan akan ditutup pada 28 November, sehingga masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mendaftar.

Menurutnya, banyak calon peserta yang sudah berkomunikasi dengan admin untuk  menanyakan alur pendaftaran. “Admin kami memandu cara mendaftar dan menjelaskan apa saja yang perlu dilampirkan,” jelasnya.

Terkait verifikasi data, Aminurcholis menegaskan bahwa prioritas utama penerima beasiswa adalah mahasiswa dari keluarga miskin atau kurang mampu.

“Di persyaratan ada kategori desil, dan yang diutamakan adalah desil satu. Meskipun tersedia desil satu sampai desil lima, semuanya memiliki bobot nilai masing-masing,” jelasnya.

Untuk pendaftar yang kuliah di luar Kota Blitar, kampus yang dituju wajib berstatus negeri dan terakreditasi unggul. Selain berasal dari keluarga kurang mampu, mahasiswa juga harus berprestasi dengan IPK minimal 3,0.

Mengenai besaran biaya, ia menyebutkan bahwa perhitungan didasarkan pada Perwali terbaru. Besarnya bantuan mengikuti UKT masing-masing kampus yang harus dibuktikan saat pendaftaran.

Selain itu terdapat bantuan biaya hidup sebesar Rp750 ribu per bulan untuk mahasiswa. “Jika satu semester dihitung enam bulan, biaya 750 ribu tinggal dikalikan,” ujarnya.(Tan/Rid)

Baca Juga :  Mahasiswa UNP Kediri Beri Pendampingan Digital Marketing untuk Pelaku UMKM