Blitar, insanimedia.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Blitar memastikan layanan perpustakaan keliling tetap berjalan meskipun muncul isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Dinas menyatakan bahwa alokasi anggaran operasional masih mencukupi.
Kabid Perpustakaan Disperpusip Kota Blitar, Pandusarasti, menjelaskan bahwa layanan perpustakaan keliling saat ini didukung oleh empat armada, yaitu tiga mobil dan satu sepeda motor. “Untuk operasional sampai saat ini masih aman. Kami berharap ke depan anggaran BBM tetap stabil agar layanan bisa terus berjalan optimal,” ujarnya, Selasa(28/4)/2026)
Dinas mengalokasikan anggaran sekitar Rp13 juta per tahun untuk memenuhi kebutuhan BBM keempat armada tersebut. Anggaran ini digunakan untuk mendukung pelayanan ke sekolah-sekolah dan berbagai titik layanan masyarakat.
Selain armada mobil, Disperpusip juga mengoperasikan motor perpustakaan keliling yang diperoleh pada tahun 2025. Petugas memanfaatkan kendaraan ini untuk menjangkau wilayah yang tidak dapat dilalui oleh mobil. “Motor ini membantu kami menjangkau sekolah-sekolah dengan akses terbatas,” jelasnya.
Layanan perpustakaan keliling menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, hingga SMP. Sementara itu, pada kegiatan car free day (CFD), petugas memberikan layanan yang mencakup anak-anak dan masyarakat umum.
Di sisi lain, Disperpusip mengusulkan penambahan koleksi buku pada tahun ini. Usulan tersebut tidak hanya ditujukan bagi pelajar, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa, khususnya dalam penyusunan tugas akhir. “Kami berharap ada tambahan koleksi, termasuk buku pengayaan untuk mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir,” katanya.






