Tahun 2026, Disnaker Kabupaten Blitar Fokus Pelatihan Strategis untuk Mendukung Program Nasional

Rizma Erina

Blitar, insanimedia.id — Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menyiapkan arah pelatihan kerja tahun 2026 yang berfokus pada dua prioritas nasional: program makan bergizi gratis dan penguatan ketahanan pangan daerah. Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), sekaligus strategi pemerintah untuk memastikan pelatihan benar-benar memberikan manfaat berkelanjutan bagi kelompok sasaran.

Kepala Bidang Latihan Kerja, Produktivitas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi, Latip Usman menjelaskan bahwa kebijakan tersebut telah menjadi keputusan strategis, sehingga seluruh perencanaan dan skema pelatihan akan diarahkan pada dua fokus besar tersebut.

“Sudah diputuskan, kita mensuport program makan bergizi gratis dan ketahanan pangan. Selain itu kita ingin mendapatkan masukan dari anak-anak muda, skema apa yang paling spesifik dan relevan untuk mendukung prioritas nasional ini,” ujar Latip.

Program pelatihan 2026 tetap akan menyasar keluarga petani tembakau, keluarga pekerja rokok, hingga masyarakat umum. Namun, seleksi akan diperketat agar output program benar-benar datang dari peserta yang memiliki motivasi kuat dalam menjalani pembelajaran dan penerapan pascapelatihan.

Dari hasil asistensi teknis, pemetaan peran antar-OPD juga mulai mengerucut. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) diproyeksikan menjadi pengampu teknis bagi keluarga pekerja industri rokok, sementara Dinas Pertanian akan mengakomodir pelatihan yang berkaitan dengan keluarga petani tembakau serta pengembangan sektor pangan.

Sinergi lintas dinas ini menjadi kunci agar produktivitas ekonomi masyarakat meningkat, sekaligus mendukung terbentuknya kemandirian pangan dan akses nutrisi bagi keluarga penerima manfaat. Model pelatihan yang akan disusun tidak hanya berorientasi teknis, tetapi juga menyentuh aspek manajemen usaha, pemasaran produk olahan, hingga peluang wirausaha yang dapat menguatkan ketahanan ekonomi lokal.

Baca Juga :  Ratusan Surat Suara Pilbup di Kabupaten Blitar Rusak, KPU Minta Ganti

Melalui pemetaan awal, ruang partisipasi publik, serta dukungan DBHCHT sebagai sumber daya pendukung utama, Disnakertrans optimistis pelatihan tahun 2026 akan lebih inovatif, responsif, dan berdampak langsung pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (Adv/riz)