Bupati Purworejo : Kedai Kopi Wetan Kalen Harus Lebih dari Sekadar Tempat Nongkrong

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

 

Purworejo, insanimedia.id – Pemerintah Kabupaten Purworejo mendorong penguatan ekonomi kreatif melalui peresmian Kedai Kopi Wetan Kalen di Kecamatan Kemiri pada Senin (6/4/2026). Pemerintah berharap kehadiran usaha berbasis potensi lokal ini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.

Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, meresmikan langsung kedai kopi tersebut dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif pelaku usaha lokal dalam mengembangkan potensi daerah. Ia menilai langkah ini menjadi bagian penting dalam membangun ekonomi dari tingkat bawah.

“Pertama-tama saya ingin menyampaikan selamat dan sukses atas dibukanya Kedai Kopi Wetan Kalen ini. Semoga keberadaannya bisa semakin maju dan berkembang,” ujar Bupati pada Senin (6/4/2026).

Bupati menilai tren kedai kopi kini telah berkembang menjadi ruang interaksi sosial sekaligus tempat lahirnya ide-ide kreatif. Ia pun meminta agar keberadaan kedai ini tidak hanya menjadi tempat bersantai semata.

“Tidak sekadar menjadi tempat ngopi yang asyik dan menarik, namun lebih dari itu bisa ikut menumbuhkan ekonomi kreatif lokal di Purworejo, dan Kemiri pada khususnya,” lanjutnya.

Ia juga mendorong masyarakat untuk terus menggali potensi ekonomi di lingkungan sekitar agar mampu menciptakan peluang usaha baru.

“Semoga ini juga bisa menginspirasi yang lain untuk menggali potensi-potensi ekonomi lokal yang ada di sekitar kita, agar bisa terus tumbuh dan berkembang,” tambahnya.

Pemilik Kedai Kopi Wetan Kalen, Cholid Abdilah, menjelaskan bahwa usahanya tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga ingin menjadi wadah kolaborasi bagi generasi muda dan pelaku kreatif di Kemiri.

“Kami ingin Kedai Kopi Wetan Kalen ini menjadi tempat berkumpul yang nyaman, sekaligus ruang bagi teman-teman untuk berdiskusi, berkreasi, dan mengembangkan ide,” ujar Cholid.

Ia menambahkan bahwa konsep kedai mengusung nuansa lokal, mulai dari desain hingga produk yang ditawarkan. Ia juga melibatkan petani dan pelaku usaha lokal sebagai pemasok bahan baku.

Baca Juga :  Bengkel Vulkanisir Ban Madju Purworejo Ludes Terbakar, Warga Panik di Lokasi Padat Penduduk

“Produk unggulan kami adalah kopi yang berasal dari desa-desa yang ada di Kabupaten Purworejo. Harapannya, kehadiran kedai ini bisa ikut membantu perputaran ekonomi masyarakat sekitar, mulai dari petani kopi hingga pelaku UMKM lainnya,” jelasnya.

Masyarakat Desa Bedono Kluwung, Kecamatan Kemiri, menyambut peresmian kedai tersebut dengan antusias. Warga hadir dan menikmati suasana kedai yang sederhana namun hangat.

Panitia juga menghadirkan pentas seni jaran kepang Krido Budoyo untuk memeriahkan acara. Penampilan tersebut menarik perhatian warga yang tetap antusias meski diguyur hujan.

“Alhamdulillah tadi ramai sekali bahkan warga rela hujan-hujanan melihat penampilan dari kesenian Krido Budoyo dari desa kami juga,” kata Cholid.