Purworejo, insanimedia.id – Pemerintah bersama TNI membuka program TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Benowo, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, pada Rabu (22/4/2026).
Program ini mengusung tema “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” sebagai bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Asisten I Setda Kabupaten Purworejo, Ahmad Jaenudin, memimpin upacara pembukaan dengan rangkaian kegiatan berupa pemukulan kentongan, penandatanganan berita acara, serta penyerahan alat kerja secara simbolis. Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan ini, termasuk perwakilan TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya.
Ahmad Jaenudin menyampaikan amanat Bupati Purworejo bahwa program TMMD berperan penting dalam mempercepat pembangunan hingga wilayah pedesaan. Program ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan nasional.
“Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga turut mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan nasional,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD di Desa Benowo diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat semangat gotong royong di masyarakat.
“Melalui TMMD ini, mari kita optimalkan sinergi dan kebersamaan untuk mewujudkan kemajuan serta kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendorong Purworejo menjadi daerah yang semakin maju,” tambahnya.
Dandim 0708/Purworejo melalui Pasi Teritorial Kapten Inf Afik Suranto menjelaskan bahwa program TMMD melaksanakan berbagai kegiatan fisik dan nonfisik. Sasaran fisik meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 271,5 meter dan 295 meter dengan lebar 4 meter dan tebal 0,12 meter. Program ini juga mencakup rehabilitasi teras Masjid Al Iman serta pembangunan gapura desa.
Sementara itu, kegiatan nonfisik meliputi penyuluhan dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo. Program TMMD melibatkan TNI, Polri, dan masyarakat setempat yang bekerja bersama dalam semangat gotong royong untuk mempercepat pembangunan desa.







