Polemik KDKMP di SDN Tegalrejo 01 Mereda, Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar Minta Semua Pihak Tahan Diri

Rizma Erina

Blitar, insanimedia.id – Polemik rencana pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di area SDN Tegalrejo 01, Kecamatan Kanigoro, mulai menemukan titik terang. Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar memastikan persoalan tersebut untuk sementara dinyatakan selesai setelah digelar rapat bersama seluruh pihak terkait di ruang Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Jumat (8/5/2026).

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Sugeng Suroso, mengatakan rapat menghadirkan pemerintah desa, BPD, komite sekolah, PGRI, Dewan Pendidikan, Dinas Pendidikan hingga pihak sekolah untuk mencari solusi bersama. Dalam forum itu, Komisi IV menegaskan pembangunan KDKMP harus mengacu pada aturan dan petunjuk teknis yang berlaku. Salah satu ketentuannya yakni larangan penggunaan lahan pendidikan aktif maupun lahan yang masih menimbulkan konflik di masyarakat.

“Sekolah ini masih aktif digunakan dan wali murid juga tidak sepakat, sehingga itu kita anggap sebagai sebuah konflik,” ujar Sugeng.

Ia menjelaskan, berdasarkan masukan Dinas Pendidikan, seluruh pihak sepakat melakukan cooling down terlebih dahulu karena bangunan sekolah masih dipakai untuk kegiatan belajar mengajar. Selain itu, target minimal pembangunan KDKMP di Kabupaten Blitar disebut hampir terpenuhi sehingga masih ada alternatif desa lain yang dapat diproses.

Sugeng juga meluruskan anggapan bahwa eks SDN Tegalrejo 02 merupakan lahan kosong karena telah merger dengan SDN Tegalrejo 01. Menurutnya, penggabungan sekolah juga mencakup aset lahan untuk menunjang aktivitas siswa.

“Anak-anak sekolah itu butuh ruang yang luas untuk bermain, olahraga, pramuka, upacara dan kegiatan lainnya. Jadi aset itu tetap menjadi bagian dari SDN Tegalrejo 01,” tegasnya.
Ia memastikan hasil rapat sementara ini membuat polemik di SDN Tegalrejo 01 dinyatakan mereda dan dapat diterima semua pihak. (riz)

Baca Juga :  PMII Purworejo Demo Kejari Purworejo Minta Kejelasan Kasus Dugaan Korupsi Mini Zoo Senilai Rp9,4 Miliar