UMNU Kebumen Dorong Pertanian Modern di Sendangdalem

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Kebumen, insanimedia.id– Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen melanjutkan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) tahun kedua di Desa Sendangdalem, Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Sendangdalem pada Rabu pukul 09.00 WIB dengan melibatkan perangkat desa, kelompok tani, kelompok tani ternak, dan masyarakat setempat.

Program ini dipimpin oleh Umi Barokah, M.P., bersama tim dosen yang terdiri atas Ghufron Zaida Muflih, M.Kom., Prasetyo, M.P., dan Vian Dwi Chalisty, M.Sc. Dalam kegiatan tersebut, UMNU Kebumen menyerahkan bantuan teknologi tepat guna berupa satu unit cultivator, satu unit mesin penetas telur, satu unit corn seeder atau alat tanam jagung manual, serta satu unit fertilizer spreader atau alat penabur pupuk.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja petani dan peternak sekaligus mempercepat penerapan teknologi modern di sektor pertanian dan peternakan desa.

Ketua Tim Pengabdian, Umi Barokah, M.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UMNU Kebumen dalam mendampingi masyarakat Desa Sendangdalem melalui penerapan teknologi tepat guna. Ia berharap bantuan alat yang disertai pelatihan pengoperasian dan penguatan manajemen usaha dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber dari Tim Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Padureso mengenai peningkatan manajemen pertanian dan peternakan. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa keberhasilan usaha pertanian tidak hanya ditentukan oleh proses budidaya, tetapi juga oleh kemampuan petani dalam mengelola usaha dari hulu hingga hilir.

Petani didorong untuk membiasakan pencatatan usaha, menghitung biaya produksi, serta mengembangkan hasil panen menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah. Salah satu contoh yang disampaikan ialah komoditas singkong yang memiliki nilai jual lebih tinggi apabila diolah menjadi berbagai produk pangan dibandingkan dijual dalam bentuk umbi segar.

Baca Juga :  UMNU Kebumen Gelar Pelatihan Pembuatan Pakan Silase dan Pupuk Organik Padat di Desa Sendangdalem

Setelah sesi materi, peserta mengikuti praktik penggunaan alat pertanian yang dipandu oleh Umi Barokah, M.P., bersama tim pengabdian. Peserta mencoba secara langsung mesin cultivator untuk mengolah lahan kering, corn seeder untuk menanam benih jagung, dan fertilizer spreader untuk menaburkan pupuk secara lebih merata dan efisien.

Antusiasme peserta terlihat ketika mereka bergantian mengoperasikan ketiga alat tersebut serta berdiskusi mengenai penerapannya di lahan pertanian Desa Sendangdalem. Selain itu, tim pengabdian juga memperkenalkan mesin penetas telur sebagai teknologi yang dapat mendukung peningkatan produktivitas usaha peternakan unggas.

Perwakilan peserta, Bapak Kirom, menyampaikan apresiasi atas bantuan alat dan pendampingan yang diberikan oleh UMNU Kebumen.

“Kami sangat bersyukur mendapat bantuan alat sekaligus ilmu baru. Selama ini kami bekerja dengan cara yang kami tahu, sekarang kami jadi mengenal peralatan dan cara bertani yang lebih modern. Semoga semua ini bisa bermanfaat dan membuat hasil usaha kami menjadi lebih baik,” ungkap Bapak Kirom.

Melalui kegiatan ini, UMNU Kebumen berharap bantuan sarana produksi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pendampingan berkelanjutan dapat mendorong terwujudnya pertanian dan peternakan yang lebih maju, mandiri, serta berdaya saing di Desa Sendangdalem.

Tim PKM UMNU Kebumen juga menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Skema Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Wilayah dan Kewirausahaan Kemendiktisaintek Tahun 2026 yang telah mendukung pendanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Sendangdalem.