Lahan Perhutani Karanggayam Kebumen Terbakar, Petugas Padamkan Api dengan Cara Manual

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

 

Kebumen, insanimedia.id – Kebakaran melanda lahan milik Perum Perhutani di Petak 121 J, Dukuh Situ, Desa Karanggayam, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Jumat (7/8/2026). Api membakar sekitar 0,25 hektare lahan yang ditumbuhi pohon pinus.

Petugas pertama kali mengetahui kebakaran sekitar pukul 11.45 WIB. Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Karanggayam Budi Yuwono menerima informasi dari masyarakat dan langsung meneruskan laporan tersebut kepada Polsek Karanggayam serta Pemerintah Desa Karanggayam.

Polisi bersama petugas Perhutani, perangkat desa, dan warga kemudian mendatangi lokasi kebakaran. Mereka memilih melakukan pemadaman secara manual karena lokasi berada cukup jauh dari permukiman dan kendaraan roda empat tidak dapat mencapai area tersebut.

“Petugas bersama Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat langsung melakukan pemadaman secara manual,” kata Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Jumat, 7 Agustus 2026.

Petugas membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mengendalikan api. Pemadaman berhasil mencegah api merembet ke kawasan lain. Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

Polisi menduga kondisi kemarau panjang menjadi faktor pemicu kebakaran. Vegetasi yang mengering selama musim kemarau membuat lahan lebih mudah terbakar. Lokasi kebakaran juga berada jauh dari permukiman sehingga api tidak mengancam rumah penduduk.

Kebakaran di Karanggayam terjadi sehari setelah kebakaran lahan di Kecamatan Alian. Pada Kamis (6/8/2026), api membakar lahan milik warga di kawasan pegunungan Dukuh Lengkong, Desa Kalijaya, Kecamatan Alian.

Warga melaporkan kebakaran di Kalijaya sekitar pukul 17.30 WIB. Pemerintah desa kemudian berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk menangani kejadian tersebut. Sekitar pukul 18.00 WIB, personel Polsek Alian, Koramil Alian, BPBD Kebumen, pemadam kebakaran, pemerintah desa, serta masyarakat turun ke lokasi untuk memadamkan api.

Baca Juga :  Hj Nani Astuti Gantikan H Fran Suharmaji, DPRD Purworejo Rapat Paripurna Pemberhentian PAW

Petugas berhasil memadamkan kebakaran sekitar satu jam kemudian. Namun, api telah membakar lahan seluas kurang lebih dua hektare. Rumput ilalang dan daun kering pohon jati menjadi vegetasi yang terbakar dalam kejadian tersebut.

Berbeda dengan kejadian di Karanggayam, petugas belum mengetahui penyebab kebakaran di Kalijaya. Kebakaran terjadi ketika wilayah tersebut masih menghadapi kondisi kemarau dan kekeringan.

Dua kejadian kebakaran lahan dalam waktu dua hari menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Rumput, ilalang, dan dedaunan yang mengering dapat menjadi bahan bakar yang membuat api cepat menyebar.

Kapolres Kebumen mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah atau lahan secara sembarangan. Ia juga meminta warga segera melaporkan setiap titik api agar petugas dapat melakukan penanganan sebelum kebakaran meluas.

“Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak membakar sampah atau lahan secara sembarangan. Jika menemukan titik api, segera laporkan agar bisa ditangani secepat mungkin,” ujar AKBP Putu.

(Humas Polres Kebumen)