PNM Salurkan 1.590 Beasiswa untuk Anak Nasabah, Wujud Pemberdayaan dan Majukan Keluarga

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Blitar menyalurkan beasiswa pendidikan kepada anak nasabah berprestasi di wilayah Blitar dan sekitarnya. Penyerahan beasiswa ini menegaskan bentuk kepedulian perusahaan kepada nasabah.

PNM tidak berhenti pada suntikan modal usaha, tetapi ikut tumbuh selangkah demi selangkah bersama anak-anak para nasabah melalui bangku sekolah. Program ini merupakan bagian dari PNM Peduli, wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan perusahaan.

Pada tahun ini PNM menjangkau sekitar 1.590 anak nasabah penerima beasiswa di seluruh Indonesia. Angka itu menempatkan Blitar sebagai satu dari sekian titik penyaluran beasiswa.

“Program ini sekaligus menunjukkan bahwa apa yang terjadi di kelompok-kelompok PKM Blitar adalah bagian dari kepedulian yang jauh lebih besar yang dirajut PNM dari desa ke desa di seluruh negeri, seperti benang yang menyambungkan satu harapan ke haraspan lain,” ungkap Pimpinan Cabang PNM Blitar, Istiqomah, Jumat (11/09/2026).

Istiqomah menjelaskan, penerima beasiswa merupakan anak-anak dari nasabah inspiratif program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) dan PNM ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro). Penerima beasiswa dipilih dari nasabah yang selama ini menunjukkan loyalitas dan konsistensi dalam mengembangkan usaha.

Istiqomah menjelaskan, pemilihan penerima beasiswa ini bukan sekadar seleksi administratif, melainkan cermin dari filosofi pemberdayaanyang dipegang PNM sejak awal. Selain itu, pemberian beasiswa ini juga sebagai bentuk kepedulian yang bekerja diam-diam dan menyasar tepat kepada mereka yang membutuhkan.

“Di PNM, kami selalu percaya bahwa modal usaha hanyalahpintu masuk. Yang kami kejar sebenarnya adalah tumbuhnyasatu keluarga secara utuh, termasuk anak-anaknya. Beasiswa inicara kami memastikan semangat belajar mereka tidak suruthanya karena keterbatasan biaya, karena pendidikan itulah yang nanti akan mengubah jalan hidup keluarga nasabah untuk jangkapanjang,” ujar Istiqomah.PNM Cabang Blitar Menyalurkan Beasiswa Pendidikan bagi Anak Nasabah Beasiswa PNM

Baca Juga :  Pemkab Blitar Tanam Pohon di Wilayah Jasa Tirta Bentuk Kepedulian Lingkungan

“Bagi kami, satu anak yang bisa terus sekolah berarti satu rantai kemiskinan yang berhasil kami putuslebih awal,” tegasnya.

Kalimat itu bukan sekadar retorika. Istiqomah menyebut tigapilar yang menopang cara PNM bekerja selama ini, Modal Finansial, Modal Intelektual, dan Modal Sosial, dan beasiswa pendidikan lewat PNM Peduli adalah wujud paling nyata dari pilar kedua. Secara teknis, bantuan diberikan mulai jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Perguruan Tinggi dalam bentuk dana untuk keperluan sekolah maupun pembayaran SPP dan UKT.

Beasiswa ini diserahkan langsung pada momen Pertemuan Kelompok Mingguan, ruang sederhana yang selama ini menjadi titik temu rutin antara PNM dan para nasabahnya. Dari titik temu itulah dampak kepedulian ini paling terasa.

Catur Endrawati, nasabah PNM Mekaar asal Unit Mekaar Kepanjen Kidul Kota Blitar merasakan langsung manfaatnya. “Dulu saya cuma minta dibantu modal buat usaha donat kentang saja sudah bersyukur sekali. Ternyata sekarang biaya sekolah anak saya juga ikutdiperhatikan. Bantuan ini datang pas waktunya, menjelang tahunajaran baru begini, jadi beban kami jauh lebih ringan,” tuturnya.

Usaha donat kentang yang dirintisnya kini tidak hanya menopang dapur keluarga, tetapi juga menyalakan lampu belajar anaknya di malam hari, bukti kecil bahwa kepedulian, ketika sampai pada sasarannya, mengubah banyak hal sekaligus.

Kisah Catur adalah satu dari ribuan yang tersebar di balik lebih dari 46.000 nasabah aktif yang hingga kini terus didampingi PNM Cabang Blitar. Melalui PNM Peduli, dampak itu diharapkan terus meluas, menjadikan PNM mitra strategis pemerintah daerah dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.  Selain itu, untuk memastikan setiap rupiah modal yang bergulir turut menumbuhkan generasi baru dari keluarga nasabahnya, pelan tapi pasti, seperti benih yang dirawat hingga tiba musim panen.

Baca Juga :  7 Dosen Unair, Masuk Top 2 Persen Peneliti Dunia