Tekan Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah di Lapangan Brubuh, Blitar

Penulis : Rizma N.A.

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Pasar Murah di Lapangan Brubuh, Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok sekaligus membantu mengendalikan inflasi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Pasar Murah di Kabupaten Blitar merupakan kegiatan penjangkauan suplai logistik yang telah dilakukan di berbagai daerah. Kegiatan tersebut menjadi pelaksanaan yang ke-118.

“Hari ini ke-118. Harapan kita, semua penjangkauan bisa membantu fasilitasi pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat,” ujar Khofifah.

Dalam Pasar Murah tersebut, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah harga pasar karena mendapatkan subsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Sejumlah komoditas yang tersedia antara lain beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp20.000 per pak, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, dan gula pasir Rp14.000 per kilogram.

Selain itu, bawang putih dan bawang merah masing-masing dijual Rp6.000 per 250 gram, paket cabai Rp5.000 per 200 gram, serta daging ayam ras Rp32.000 per pak.

Khofifah mengatakan, subsidi tersebut diharapkan dapat memperkuat akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga dan inflasi di berbagai daerah.

“Semua yang dijual sembako itu di bawah standar harga pasar karena memang ada subsidi dari Pemerintah Provinsi yang diharapkan bisa menguatkan penjangkauan masyarakat, lalu stabilisasi harga, dan stabilisasi inflasi di berbagai daerah,” jelasnya.

Menurut Khofifah, upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut bersifat melengkapi langkah yang telah dilakukan pemerintah kabupaten dan kota dalam memenuhi kebutuhan logistik masyarakat.

Pasar Murah tersebut juga digelar dalam rangka menyambut Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 Jawa Timur Tahun 2026. (riz)

Baca Juga :  Tekan Harga Pangan, Pemkab Kediri Ajak Kolaborasi PG Ngadirejo Gelar Pasar Murah di Tiga Desa