Reses Dwi Hartati Anggota DPRD Kabupaten Purworejo dari Fraksi Partai Golkar, Warga Kedunglo Usulkan Masjid hingga Pos Kampling

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Purworejo, insanimedia.id – Anggota DPRD Kabupaten Purworejo dari Fraksi Partai Golkar, Dwi Hartati, S.Sos., menyerap sejumlah aspirasi masyarakat saat menggelar reses masa persidangan III di Daerah Pemilihan (Dapil) 5 yang meliputi Kecamatan Kemiri, Pituruh, dan Bruno.

Kegiatan reses keempat tersebut berlangsung di rumah Wawan Pujianto, Sabrang Wetan, Desa Kedunglo, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo. Sejumlah warga setempat hadir dan menyampaikan berbagai kebutuhan di lingkungan mereka.

Kepala Dusun 3 Sabrang Wetan, Muhyanto, mengapresiasi kedatangan Dwi Hartati. Ia mendorong warga memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan secara langsung berbagai usulan yang dibutuhkan masyarakat.

“Terima kasih atas kehadiran Ibu Dewan. Karena sudah datang menemui warga Sabrang Wetan, kami berharap usulan-usulan dari masyarakat dapat disampaikan dalam kesempatan ini,” ujarnya.

Dwi Hartati menjelaskan, reses menjadi salah satu agenda anggota DPRD untuk menjaring aspirasi masyarakat secara langsung. Melalui kegiatan tersebut, wakil rakyat dapat mengetahui kebutuhan warga sekaligus menjelaskan kemungkinan tindak lanjut terhadap setiap usulan.

Dwi mengatakan dirinya kini menjalani periode kedua sebagai anggota DPRD Kabupaten Purworejo dari Fraksi Golkar. Pada periode pertama, ia bertugas di Komisi I sekaligus menjabat Sekretaris Fraksi Golkar.

Memasuki periode kedua, Dwi bertugas di Komisi III yang menangani sejumlah bidang, termasuk pendapatan daerah serta menjalankan fungsi kemitraan dengan beberapa organisasi perangkat daerah. Selain itu, ia juga menjadi anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Purworejo.

Menurut Dwi, sejumlah aspirasi masyarakat Desa Kedunglo selama ini telah ia perjuangkan. Salah satunya menyangkut rencana pembangunan Masjid Al Iman yang sebelumnya telah disampaikan melalui proposal.

“Proposal pembangunan masjid sudah dititipkan kepada saya. Sebagai wakil rakyat, tentu tetap saya kawal dan saya usahakan semaksimal mungkin. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” kata Dwi.

Baca Juga :  Gus Ibin atau Kak Toni, Rekomendasi PPP untuk Pilwali Kota Blitar 2024

Dalam dialog bersama warga, Muhyanto kembali meminta Dwi mengawal usulan pembangunan Masjid Al Iman hingga dapat terealisasi. Warga juga menyampaikan beberapa kebutuhan lain.

Toat mengusulkan bantuan tratag untuk menunjang berbagai kegiatan masyarakat. Sementara itu, Yunita yang mewakili kelompok PKK Sabrang Wetan menyampaikan kebutuhan seragam bagi anggota PKK.

Dari kalangan pemuda, Karang Taruna mengajukan pembangunan pos kampling sebagai fasilitas pendukung keamanan dan kegiatan ronda warga.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Dwi menjelaskan bahwa tidak semua aspirasi dapat langsung dimasukkan ke dalam program pokok pikiran (pokir) DPRD. Ia menyebut setiap usulan harus mengikuti ketentuan serta menyesuaikan mekanisme penganggaran yang berlaku.

Untuk bantuan tratag, Dwi menyampaikan bahwa usulan tersebut belum dapat dimasukkan melalui pokir pada tahun berjalan. Ia akan melihat kemungkinan penyaluran bantuan melalui skema lain.

Sementara untuk kebutuhan seragam PKK, Dwi meminta warga kembali menyampaikan usulan tersebut pada pertemuan selanjutnya karena program yang tersedia saat ini telah memenuhi kapasitas.

Untuk pembangunan pos kampling, Dwi akan membahasnya lebih