Reses Anggota DPRD Kabupaten Purworejo dari Fraksi PDI PerjuanganTimbul Susilo, Tampung Aspirasi Warga Paguan 

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Purworejo, insanimedia.id – Anggota DPRD Kabupaten Purworejo dari Fraksi PDI Perjuangan, Timbul Susilo, menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses masa persidangan III Tahun 2026 di Desa Paguan, Kecamatan Bener, Senin (14/9/2026).

Timbul memanfaatkan kegiatan tersebut untuk bertemu langsung dengan warga sekaligus menggali berbagai persoalan yang mereka hadapi. Sejumlah isu muncul dalam dialog tersebut, mulai dari Data Desil, pelayanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan, pengelolaan APBD hingga pemanfaatan aspirasi yang disampaikan melalui kegiatan reses.

Terkait Data Desil, Timbul meminta masyarakat memahami pentingnya pembaruan data. Menurutnya, akurasi data sangat menentukan ketepatan sasaran program bantuan maupun pelayanan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat.

Karena itu, warga perlu memahami proses pendataan serta segera menyampaikan apabila terdapat informasi yang tidak sesuai atau membutuhkan pembaruan. Langkah tersebut penting agar program pemerintah dapat diterima oleh masyarakat yang memang memenuhi kriteria.

Selain persoalan data, warga juga membahas layanan kesehatan, terutama mengenai kepesertaan dan penggunaan BPJS Kesehatan. Timbul menilai akses terhadap pelayanan kesehatan menjadi kebutuhan mendasar sehingga berbagai kendala yang muncul di tengah masyarakat perlu mendapat perhatian.

“DPRD wajib hadir untuk melayani masyarakat. Reses ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengarkan secara langsung apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan masyarakat,” ujar Timbul dalam kegiatan tersebut.

Pembahasan lainnya menyangkut pengelolaan APBD. Timbul menegaskan bahwa anggaran daerah harus memberikan dampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah perlu mengelola anggaran secara tepat sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Dalam sesi penyampaian aspirasi, warga juga mengusulkan dukungan bagi kelompok hadroh. Timbul mengatakan setiap bentuk bantuan kepada kelompok masyarakat harus memiliki manfaat yang jelas dan dapat menunjang kegiatan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  2 Tahun Jelang Pensiun, Priyo Suhartono Cari Tantangan Baru di Kabupaten Blitar

“Setiap bantuan harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Bukan hanya sekadar menerima bantuan, tetapi bagaimana bantuan tersebut bisa digunakan untuk kegiatan yang positif dan memberikan manfaat bagi lingkungan,” jelasnya.

Timbul berharap kegiatan reses dapat memperkuat komunikasi antara DPRD dan masyarakat. Berbagai aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan pembahasan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan DPRD serta kemampuan keuangan daerah.

Menurutnya, reses juga menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi representasi DPRD. Melalui forum tersebut, masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan kebutuhan dan persoalan yang kemudian dapat menjadi bahan dalam proses penyusunan kebijakan serta penganggaran daerah.

Kegiatan di Desa Paguan itu juga menunjukkan bahwa anggota DPRD perlu hadir langsung di tengah masyarakat. Dengan mendengarkan persoalan secara langsung, wakil rakyat dapat memahami kebutuhan warga sekaligus menindaklanjuti aspirasi sesuai ketentuan dan kewenangan yang dimiliki.