Baru Dilantik, Samanhudi Siap Mundur dari Jabatan Ketua KONI Kota Blitar

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Ketua KONI Kota Blitar periode 2026–2030, Samanhudi Anwar, memutuskan akan mengundurkan diri dari jabatannya tidak lama setelah pelantikan. Mantan Wali Kota Blitar tersebut telah menyiapkan surat pengunduran diri yang akan diserahkan kepada sekretaris KONI Kota Blitar.

Samanhudi menjelaskan bahwa keputusan itu diambil secara sadar setelah melalui berbagai pertimbangan. Menurutnya, keberlangsungan pembinaan olahraga di Kota Blitar jauh lebih penting daripada mempertahankan posisi sebagai ketua organisasi.

“Saya mengundurkan diri. Saya tahu diri, saya sadar diri. Yang penting itu perjuangan untuk Kota Blitar dan olahraga di Kota Blitar,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa surat pengunduran diri sudah ditandatangani dan hanya menunggu pencantuman tanggal sebelum disampaikan kepada jajaran pengurus. Bersamaan dengan langkah tersebut, Samanhudi menunjuk Wakil Ketua I KONI Kota Blitar, Elim Tyu Samba, untuk menjalankan tugas kepemimpinan organisasi sampai ada keputusan resmi berikutnya.

“Saya sudah membuat pernyataan, dan saya sudah bertanda tangan, tinggal memberi tanggal dan saya serahkan kepada sekretaris,” katanya.

Menanggapi rencana tersebut, Elim Tyu Samba menyatakan belum dapat memberikan banyak tanggapan karena secara administratif dan organisasi Samanhudi masih menjabat sebagai Ketua KONI Kota Blitar sesuai aturan yang berlaku.

“Kami belum bisa berkomentar karena sesuai AD/ART, Pak Hudi masih Ketua KONI Kota Blitar. Jadi untuk saat ini saya masih menjadi wakil beliau di KONI,” ujarnya.

Meski demikian, Elim memastikan roda organisasi KONI harus tetap berjalan demi mendukung kemajuan olahraga di Kota Blitar. Ia menegaskan bahwa amanah yang diterima pengurus merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.

“Ini bukan kepentingan pribadi. Kami diberikan amanah bukan untuk gaya-gayaan, tetapi menjadi tanggung jawab agar olahraga di Kota Blitar semakin baik,” tegasnya.

Baca Juga :  PSBI Blitar Harus Kubur Mimpi Melaju ke Babak 16 Besar Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur

Elim juga mengajak seluruh pelaku olahraga untuk mengakhiri perbedaan pandangan yang muncul selama proses pemilihan ketua KONI. Menurutnya, dinamika dalam organisasi merupakan hal yang wajar dan harus disikapi dengan semangat persatuan demi kemajuan olahraga daerah.

“Pemilihan sudah selesai, pasti ada dinamika. Mari bersatu. Kita hormati kepengurusan yang sudah terbentuk sesuai prosedur,” pungkasnya.