Blitar, insanimedia.id – Kebakaran melanda bagian dapur sebuah rumah milik Nanik Indrawati (42), warga Dusun Ringinrejo RT 01 RW 09, Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Kamis (18/6/2026) pagi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, Tedy Prasojo, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam ke lokasi.
“Setelah menerima laporan dari perangkat desa, petugas segera menuju lokasi. Dua unit kendaraan pemadam tiba sekitar pukul 09.30 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan,” ujar Tedy.
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Surya Alam, yang mendengar suara seperti letusan kecil dari arah rumah korban. Saat keluar rumah, ia melihat asap tebal membumbung dari dapur belakang rumah tersebut.
“Saksi kemudian berteriak meminta bantuan warga. Masyarakat sekitar langsung bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam datang,” jelas Tedy.
Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik rumah sedang menghadiri kegiatan wali murid di sekolah anaknya. Kondisi tersebut membuat api sempat membakar sejumlah barang yang berada di area dapur.
Berdasarkan hasil identifikasi sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada instalasi yang terhubung ke tandon air. Akibat gangguan tersebut, sistem otomatis tandon tidak berfungsi sehingga mesin pompa air terus menyala dan mengalami panas berlebih hingga memicu percikan api.
“Dugaan sementara kebakaran berasal dari korsleting listrik yang mengarah ke tandon air. Mesin pompa yang terus bekerja diduga menimbulkan konsleting dan kemudian membakar tumpukan kertas yang ada di sekitar lokasi,” terang Tedy.
Akibat kejadian itu, rangka dan atap dapur yang terbuat dari asbes ludes terbakar. Sejumlah barang berharga juga ikut hangus, di antaranya tiga lemari pakaian, satu unit televisi, satu mesin cuci, dokumen penting seperti BPKB sepeda motor, ijazah sekolah anak korban, akta kelahiran, serta perhiasan berupa kalung dan cincin emas.
Meski demikian, struktur tembok dapur masih dalam kondisi utuh dan kobaran api tidak sempat merambat ke bagian utama rumah.
Proses penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, antara lain Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, Polsek Garum, Koramil Garum, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Trantib Kecamatan Garum, perangkat Desa Karangrejo, serta warga setempat.
Tedy mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan elektronik di rumah guna mencegah kejadian serupa.
“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan kondisi instalasi listrik aman dan tidak membiarkan peralatan listrik bekerja terus-menerus tanpa pengawasan. Langkah sederhana ini sangat penting untuk mencegah kebakaran,” pungkasnya.







