Blitar, insanimedia.id – Sebuah rumah milik Joko Purnomo (42), warga Dusun Balong RT 02 RW 04, Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, dilalap si jago merah pada Selasa (9/6/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 00.15 WIB. Saksi mata, Putriani, yang merupakan tetangga korban, mengaku mendengar keramaian di depan rumahnya sebelum melihat kobaran api muncul dari bagian belakang rumah milik Joko Purnomo.
“Warga yang mengetahui kejadian langsung berusaha membangunkan penghuni rumah dan menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi. Sebagian warga juga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujar Kasi Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, Tedy Prasojo.
Setelah menerima laporan, tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar segera menuju lokasi dan melakukan pemadaman bersama unsur Muspika Sanankulon serta warga sekitar. Api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, sebelum kejadian mertua korban, Imam Semedi (72), sempat merebus air menggunakan teko listrik dan diduga lupa mematikannya. Saat peristiwa terjadi, pemilik rumah bersama istrinya, Ayu Sulitianingrum, dan kedua anaknya baru saja pulang dari berjualan makanan ringan di kegiatan pengajian Gus Idham.
Akibat kebakaran tersebut, kamar belakang dan kamar tengah rumah mengalami kerusakan hingga sekitar 80 persen, sedangkan ruang depan terbakar sekitar 75 persen. Selain itu, sejumlah perabot rumah tangga seperti meja, kursi, lemari, kasur, hingga berbagai barang berharga ikut hangus terbakar. Beberapa dokumen penting, di antaranya ijazah dan sertifikat, juga tidak dapat diselamatkan.
Tedy Prasojo menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, namun kami menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang,” katanya.
Dalam penanganan kejadian tersebut, selain personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, turut hadir petugas dari Polsek Sanankulon, Koramil Sanankulon, Tim Inafis Polres Blitar Kota, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat Desa Bendosari, serta warga sekitar yang membantu proses evakuasi dan pemadaman.
Pihak Damkar Kabupaten Blitar mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik maupun peralatan memasak di rumah. Masyarakat juga diminta memastikan seluruh peralatan dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan atau saat hendak beristirahat guna mencegah terjadinya kebakaran.







