Mahasiswa UMP Latih PKK Karangbolong Olah Ikan Jadi Kecap Manis Bernilai Ekonomi

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Kebumen, insanimdia.id – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) memperkenalkan inovasi pengolahan hasil perikanan berupa kecap manis berbahan dasar ikan melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026. Pelatihan tersebut digelar di Desa Karangbolong, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Kamis (16/7/2026), dengan melibatkan anggota PKK sebagai peserta.

Dalam kegiatan tersebut, Uswatun Mufti dan Nuryatun memberikan materi mengenai pemilihan bahan baku, manfaat produk, serta tahapan pembuatan kecap manis berbahan ikan. Setelah penyampaian teori, peserta mengikuti praktik langsung agar dapat memahami seluruh proses produksi secara menyeluruh.

Ketua PPK Ormawa, Zahrotun Nafiah, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan memberdayakan masyarakat dengan mengolah potensi hasil perikanan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan peluang ekonomi.

“Melalui program ini, kami ingin mengenalkan inovasi kecap manis berbahan ikan sebagai salah satu produk yang memiliki nilai tambah. Harapannya, masyarakat mampu mengembangkan keterampilan ini menjadi peluang usaha yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.

Pelatihan berlangsung interaktif dan mendapat sambutan positif dari para anggota PKK. Peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias, mulai dari pengenalan bahan baku, proses pengolahan, hingga praktik pembuatan kecap manis berbahan ikan.

Salah seorang peserta, Sardiyah, mengaku memperoleh wawasan baru yang bermanfaat dari kegiatan tersebut dan berharap keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami sangat senang mengikuti pelatihan ini. Ilmu yang diberikan mudah dipahami dan semoga nantinya bisa kami praktikkan di rumah, bahkan dikembangkan menjadi usaha rumahan,” katanya.

Melalui Program PPK Ormawa Tahun 2026, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo berharap inovasi kecap manis berbahan dasar ikan dapat berkembang menjadi produk unggulan Desa Karangbolong sekaligus mendorong lahirnya usaha mikro yang memanfaatkan potensi perikanan lokal secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Di Kota Blitar Perpisahan Sekolah Dibolehkan, Asal Tidak Memberatkan Wali Murid