Pemkot Blitar Ajak Warga Tinjau Sekolah Rakyat (SR), Minat Siswa Meningkat

Penulis : Budi

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kota Blitar mengajak calon peserta didik beserta orang tua mengunjungi langsung bangunan Sekolah Rakyat. Langkah ini dilakukan untuk memberikan gambaran nyata mengenai lingkungan belajar, asrama, dan berbagai fasilitas yang akan digunakan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan, sebelumnya para pendamping telah melakukan sosialisasi secara langsung dari rumah ke rumah kepada keluarga calon siswa. Namun, banyak orang tua yang masih belum memahami konsep Sekolah Rakyat sehingga pemerintah memutuskan mengadakan kunjungan lapangan.

“Kemarin teman-teman pendamping sudah menyosialisasikan Sekolah Rakyat dari rumah ke rumah. Ternyata orang tua dan calon siswa masih perlu melihat langsung seperti apa sekolahnya, gedungnya, asramanya, sampai fasilitas yang nanti digunakan,” ujarnya.

Mas Ibin menilai kunjungan tersebut memberikan dampak positif. Setelah melihat langsung kondisi sekolah beserta fasilitasnya, banyak calon siswa mulai menunjukkan ketertarikan untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

“Kalau hanya dijelaskan dari rumah ke rumah, mereka belum punya gambaran. Begitu dibawa ke sini, mereka tahu seperti apa Sekolah Rakyat. Tadi saya tanya langsung, ternyata mereka berminat sekolah di sini,” katanya.

Saat ini, Sekolah Rakyat telah menerima 84 siswa sebagai angkatan perdana. Pemerintah masih membuka kesempatan bagi calon peserta didik hingga kuota sebanyak 270 siswa terpenuhi. Seluruh siswa nantinya akan dibagi ke dalam tiga rombongan belajar dengan kapasitas maksimal 30 peserta di setiap kelas.

“Per kelas maksimal 30 siswa. Rencananya ada tiga rombel setiap angkatan, jadi total sekitar 270 siswa untuk angkatan pertama,” jelasnya.

Mas Ibin optimistis jumlah pendaftar akan terus bertambah seiring semakin banyak masyarakat yang mengetahui kondisi Sekolah Rakyat secara langsung. Program pendidikan berasrama tersebut diprioritaskan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga pada kelompok ekonomi terbawah agar memperoleh akses pendidikan yang lebih baik.

Baca Juga :  Sukseskan Sekolah Rakyat, Kemnaker Siapkan 57 BLK

“Kami berharap setelah melihat langsung, antusiasme masyarakat semakin bertambah, bahkan bisa melebihi kuota yang ditetapkan pemerintah pusat,” pungkasnya.

Pemkot Blitar menargetkan penyelesaian pembangunan tahap pertama pada 31 Juli 2026 agar seluruh sarana dapat segera digunakan. Adapun kegiatan pengenalan lingkungan sekolah dijadwalkan berlangsung mulai 14 Juli 2026 sebelum proses pembelajaran dimulai secara penuh.