Menko Pangan Buka Muktamar Literasi Santri, Dorong Kemandirian Ekosistem Pesantren

Penulis: Sulkhan Z

Insani Media

JOMBANG, INSANIMEDIA.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, secara resmi membuka Muktamar Literasi Santri 2026. Agenda yang diinisiasi oleh Arus Informasi Santri Nusantara (AISNU) ini diselenggarakan di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, pada 28 Agustus 2026.

​Dalam forum tersebut, Zulkifli mendorong para santri untuk terus mengasah nalar kritis melalui tradisi diskusi di lingkungan pesantren. Ia juga menekankan urgensi literasi teknologi bagi santri guna melahirkan inovasi yang mampu menopang kemandirian ekonomi pesantren.

​Terkait ketahanan pangan, Zulkifli menyoroti potensi strategis pondok pesantren untuk mengambil peran yang lebih besar. Ia memproyeksikan agar institusi pendidikan ini tidak lagi sekadar menjadi konsumen, melainkan harus berkembang menjadi aktor penggerak dalam ekosistem produksi dan pengembangan pangan nasional.

​Kehadiran Menko Pangan disambut positif sebagai momentum bertemunya komunitas pesantren dengan diskursus strategis hari ini. Koordinator Nasional AIS Nusantara sekaligus pengampu utama Muktamar Literasi Santri 2026, Ulinnuha Lazulfaa, memaparkan bahwa forum ini merupakan medium transformasi pemikiran para santri agar lebih berdaya saing.

​”Melalui Muktamar Literasi Santri, AISNU ingin mendorong santri tidak berhenti pada kemampuan membaca informasi, tetapi mampu membaca persoalan, berpikir kritis, melahirkan gagasan, dan mengambil peran nyata di tengah masyarakat,” tegas Ulinnuha Lazulfaa.

Baca Juga :  PAC Ansor Pejagoan Kebumen Panen Cavendish, Perkuat Ketahanan Pangan