Pemprov Jatim Targetkan 100 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT

insanimedia.id-Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggalang dukungan bagi warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Rabu (19/8), bantuan yang dihimpun dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jatim telah mencapai beberapa truk dan masih terus dikumpulkan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto mengatakan, pengumpulan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana.

Bantuan tersebut ditargetkan mencapai 100 ton. Pengumpulan masih akan dilakukan hingga Kamis (20/8) pagi untuk memaksimalkan jumlah bantuan yang dapat dikirimkan.

Rencananya, bantuan diberangkatkan menggunakan kapal pada Kamis (20/8) sore dengan tujuan Pelabuhan Labuan Bajo. Setibanya di lokasi, bantuan akan disalurkan kepada masyarakat terdampak melalui mekanisme pendataan yang dilakukan Posko Induk Penanganan Bencana.

“Insyaallah besok kapal akan diberangkatkan tanggal 20 sore. Kami tetap menunggu hingga jam 07.00 besok. Tujuannya Pelabuhan Labuan Bajo,” ujarnya.

Kebutuhan prioritas dalam pengumpulan bantuan antara lain bahan makanan, air minum, kebutuhan perempuan, serta perlengkapan untuk anak-anak.

Kebutuhan seperti susu dan popok bayi menjadi salah satu barang yang turut diprioritaskan lantaran dibutuhkan oleh kelompok rentan di wilayah terdampak.

Selain bantuan logistik, dukungan peralatan medis juga akan disertakan. Gatot menyebut sejumlah bantuan dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya berpotensi dikirim bersama rombongan bantuan tersebut.

“Kita tahu masyarakat memang masih butuh bahan pokok, seperti makanan, minum, kebutuhan wanita, lalu untuk anak-anak seperti susu, pampers. Ini menjadi bahan utama kami,” jelasnya.

Ia menambahkan, bantuan tersebut nantinya tidak serta-merta dibagikan secara langsung, tetapi akan dikelola melalui Posko Induk Penanganan Bencana dengan melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD NTT.

Baca Juga :  Polres Kebumen Ungkap 3 Kasus Curanmor, Korban Terima Kembali Motornya

Langkah tersebut dilakukan agar distribusi bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan serta menjangkau warga yang paling terdampak

Pemprov Jatim berharap dukungan dari berbagai pihak dapat terus bertambah hingga batas waktu pengumpulan. Dengan target 100 ton, pemerintah provinsi ingin memastikan bantuan yang dikirim tidak hanya dalam jumlah besar, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan para korban.

Gatot menegaskan proses pengumpulan dan pengepakan akan terus dilakukan hingga batas waktu yang telah ditentukan sebelum seluruh bantuan diberangkatkan menuju NTT.