Pria Terperosok ke Sumur di Wlingi Berhasil Dievakuasi Selamat, Damkar Bergerak Cepat

Penulis : Kurniawan

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Seorang pria bernama Abdullah (56), warga Lingkungan Majegan, Kelurahan Wlingi, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah terperosok ke dalam sumur pada Jumat (12/6/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi di sumur milik korban yang berada di Jalan Gajah Mada Gang Sriti RT 03 RW 03, Kelurahan Wlingi. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Wlingi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kasi Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, Tedy Prasojo, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi dari Pusdalops BPBD Kabupaten Blitar terkait adanya warga yang terjatuh ke dalam sumur dan membutuhkan bantuan evakuasi.

“Setelah menerima informasi dari Pusdalops BPBD, petugas langsung menyiapkan peralatan penyelamatan dan berangkat menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, tim segera merangkai peralatan evakuasi dan melakukan penyelamatan terhadap korban yang berada di dalam sumur,” ujar Tedy.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 06.00 WIB Ketua RT setempat, Santiya, mendengar suara teriakan dari dalam sumur yang berada di depan rumahnya. Setelah dicek, suara tersebut diketahui berasal dari Abdullah yang terperosok ke dalam sumur.

Santiya kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada istri korban, Rupah. Warga bersama Suwandi sempat berupaya melakukan pertolongan menggunakan peralatan seadanya, namun usaha tersebut belum berhasil mengangkat korban ke permukaan. Selanjutnya, laporan disampaikan kepada Pusdalops BPBD Kabupaten Blitar untuk meminta bantuan evakuasi.

“Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam. Berkat kerja sama tim dan dukungan berbagai pihak di lokasi, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” tambah Tedy.

Dalam proses penanganan kejadian tersebut, selain personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, turut terlibat petugas BPBD Kabupaten Blitar, Polsek Wlingi, Koramil Wlingi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tenaga kesehatan dari Puskesmas Wlingi, pemerintah Kelurahan Wlingi, serta warga sekitar.

Baca Juga :  Kota Blitar Dilanda Kericuhan, Massa Serang Fasilitas Umum dan Mapolres Blitar Kota

Terkait penyebab kejadian, berdasarkan keterangan warga dan sejumlah saksi, korban diduga mengalami tekanan ekonomi yang berdampak pada kondisi psikologisnya. Namun demikian, pihak terkait masih fokus pada penanganan dan pemulihan kondisi korban pascakejadian.

“Yang terpenting saat ini korban berhasil diselamatkan dan telah mendapatkan penanganan medis. Kami mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat sehingga proses evakuasi dapat berjalan dengan aman dan lancar,” pungkas Tedy Prasojo.