Blitar, insanimedia.id – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Blitar terus mengalami kemajuan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Hingga pekan ketiga Juni 2026, progres fisik proyek telah mencapai 82 persen. Sejumlah fasilitas pendukung sudah selesai dibangun, sedangkan beberapa gedung utama masih dalam proses penyelesaian.
Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Eka Atikah, menyampaikan bahwa pelaksanaan pembangunan masih berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh pihak pengembang. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada penyelesaian bangunan yang belum selesai agar operasional Sekolah Rakyat dapat dimulai sesuai target.
“Per minggu ketiga Juni, progres fisik sudah mencapai 82 persen. Sesuai informasi dari pengembang, target penyelesaian 100 persen dijadwalkan pada 30 Juli 2026,” ujar Eka Atikah, Selasa (30/6).
Data perkembangan proyek menunjukkan pembangunan gedung SMP telah selesai sepenuhnya atau mencapai 100 persen. Sementara itu, pembangunan gedung SD baru mencapai sekitar 20 persen. Selain gedung sekolah, kawasan Sekolah Rakyat juga telah memiliki satu unit rumah susun dan empat unit asrama yang telah selesai dibangun.
Eka menuturkan bahwa berbagai fasilitas pendukung untuk menunjang kegiatan belajar mengajar juga telah rampung. Fasilitas tersebut meliputi kantin, dapur atau kitchen, serta gedung ibadah.
“Fasilitas pendukung seperti kantin, dapur, dan gedung ibadah sudah selesai. Begitu juga sumur bor, sambungan PDAM, dan rumah pompa yang sudah dapat difungsikan,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan fasilitas penunjang menjadi bagian penting dalam mempersiapkan operasional Sekolah Rakyat. Meski demikian, pemerintah tetap mengawasi penyelesaian bangunan yang masih dikerjakan agar seluruh target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal.
“Kami terus berkoordinasi dengan pengembang dan melakukan pemantauan berkala. Harapannya seluruh pekerjaan bisa selesai tepat waktu sehingga saat operasional dimulai seluruh sarana sudah siap digunakan,” tambahnya.







