Blitar, insanimedia.id – Krisis air bersih akibat kekeringan mulai dirasakan ratusan warga Desa Kalitengah, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar. Sebanyak 789 jiwa dari 277 kepala keluarga (KK) mendapat bantuan 12.000 liter air bersih dalam kegiatan droping yang dilakukan BPBD Kabupaten Blitar bersama Polres Blitar, Kamis (24/9/2026).
Bantuan tersebut disalurkan dalam dua ritase untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengalami keterbatasan pasokan air bersih akibat kondisi kekeringan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, mengatakan penyaluran dilakukan sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
“Kami terus mendukung upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Penyaluran dilakukan berdasarkan kebutuhan warga dan hasil koordinasi di lapangan,” ujar Wahyudi.
Distribusi air bersih menyasar dua dusun di Desa Kalitengah. Di Dusun Kedungbiru, bantuan diperuntukkan bagi 140 KK atau 390 jiwa.
Sementara itu, Dusun Jemblong mendapatkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan 137 KK atau 399 jiwa.
Dengan demikian, total bantuan air bersih yang disalurkan dalam kegiatan tersebut menjangkau 277 KK atau 789 jiwa yang terdampak keterbatasan pasokan air akibat kekeringan.
BPBD Kabupaten Blitar juga terus memantau kondisi sejumlah wilayah yang mengalami dampak kekeringan. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan kebutuhan masyarakat sekaligus menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
Wahyudi menegaskan, koordinasi dengan berbagai pihak akan terus dilakukan agar distribusi bantuan air bersih dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan warga di lapangan.







