Blitar, insanimedia.id – Sebanyak 437 peserta yang mewakili 22 kecamatan berkompetisi dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-7 tingkat Kabupaten Blitar tahun 2026, Rabu (4/11/2026). Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar ajang tersebut selama dua hari, 4–5 November 2026, di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar.
Selain menjadi wadah pengembangan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, penyelenggara juga memanfaatkan MTQ ini untuk menjaring peserta potensial. Para peserta terbaik nantinya akan mewakili Kabupaten Blitar dalam MTQ XXXII tingkat Provinsi Jawa Timur 2027 yang berlangsung di Kabupaten Tulungagung.
Panitia mengangkat tema “Al-Qur’an Membangun Karakter Menuju Kabupaten Blitar Berdaya dan Berjaya” untuk memperkuat syiar Islam sekaligus menumbuhkan generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Dalam sambutan Bupati Blitar yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Hendry Bagus Dwitanto, pemerintah daerah menegaskan bahwa MTQ memiliki makna lebih luas daripada sekadar kompetisi. Kegiatan ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperdalam pemahaman, penghayatan, serta penerapan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mendorong lahirnya generasi Qur’ani yang tidak hanya fasih melantunkan ayat-ayat suci, tetapi juga mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” demikian pesan Bupati dalam sambutannya.
Kabag Kesra Setda Kabupaten Blitar, Alwi Maulana, menyampaikan bahwa panitia menyelenggarakan perlombaan dalam lima cabang yang terbagi menjadi delapan golongan. Kelima cabang tersebut meliputi Tilawatil Qur’an (MTQ), Hifdzil Qur’an (MHQ), Fahmil Qur’an (MFQ), Syarhil Qur’an (MSQ), dan Khattil Qur’an (MKQ).
“Melalui MTQ ini, kami ingin menjaring peserta-peserta potensial dari seluruh kecamatan. Nantinya, peserta terbaik akan dipersiapkan untuk memperkuat kafilah Kabupaten Blitar dalam MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur 2027 di Tulungagung,” jelasnya.
Untuk memberikan apresiasi kepada para peserta, panitia menyediakan 60 piala beserta uang pembinaan. Pada kategori perorangan, panitia memberikan hadiah sebesar Rp1,8 juta kepada juara pertama, Rp1,4 juta untuk juara kedua, dan Rp1 juta bagi juara ketiga.
Sementara itu, pemenang kategori kelompok memperoleh uang pembinaan sebesar Rp4,5 juta untuk juara pertama, Rp3,75 juta untuk juara kedua, serta Rp2,7 juta bagi juara ketiga.
Pemkab Blitar berharap penyelenggaraan MTQ ke-7 tidak hanya menghasilkan peserta yang mampu meraih prestasi di tingkat daerah maupun provinsi. Pemerintah juga ingin mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin mencintai Al-Qur’an serta menerapkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.







