Kebumen, insanimedia.id – Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui inovasi teknologi terapan. Dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) 2025 yang didukung hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemendiktisaintek, UMNU Kebumen menyelenggarakan Pelatihan Budidaya Aquaponik Sederhana di Desa Sendangdalem, Kecamatan Padureso, Kebumen.
Pelatihan dilaksanakan pada Kamis, 20 November 2025, bertempat di aula pertemuan rumah warga yang diikuti oleh 60 peserta dari Kelompok Tani Tani Bima dan Kelompok Tani Ternak Sido Maju. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali petani dengan keterampilan budidaya aquaponik sederhana, sehingga mereka mampu menerapkan sistem pertanian terpadu yang hemat lahan, efisien, ramah lingkungan, serta dapat menunjang ketahanan pangan keluarga.
Pelatihan disampaikan oleh Umi Barokah, M.P, dosen Program Studi Agroteknologi UMNU Kebumen sekaligus Ketua Tim PkM. Kegiatan dimulai dengan pemaparan materi mengenai konsep dasar aquaponik, mulai dari hubungan sistem antara tanaman dan ikan, manfaat aquaponik bagi rumah tangga, hingga cara menerapkan teknologi ini secara sederhana dan murah di lingkungan pekarangan.
Setelah materi selesai, kegiatan dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana masyarakat aktif bertanya mengenai perawatan tanaman, jenis ikan yang cocok, hingga cara menjaga kualitas air dalam sistem aquaponik. Suasana berjalan interaktif dan penuh antusias.
Tahap berikutnya adalah praktik lapang, di mana peserta langsung diajak membuat sistem aquaponik sederhana menggunakan galon bekas dan ceting sebagai media percobaan. Media ini dipilih agar masyarakat dapat dengan mudah meniru dan mengembangkannya secara mandiri. Benih yang digunakan dalam praktik adalah benih kangkung, karena cepat tumbuh dan mudah dirawat oleh pemula.
Dalam praktik ini, peserta mempelajari cara menyiapkan wadah, memasang aliran air sederhana, menebar benih kangkung, hingga teknik perawatan harian. Metode sederhana tersebut membuat masyarakat lebih mudah memahami konsep aquaponik tanpa memerlukan biaya besar.
Ketua Kelompok Tani Tani Bima, Amad Kijan, menyampaikan rasa senang dan apresiasi kepada tim PKM UMNU Kebumen. Ia mengaku mendapat ilmu baru yang sangat mudah diterapkan namun memberi manfaat besar bagi kebutuhan pangan keluarga. “Pelatihan ini membuka wawasan kami bahwa ternyata membuat sistem aquaponik itu tidak sulit. Terima kasih kepada UMNU yang sudah memberikan ilmu bermanfaat,” ujarnya.
Tim PkM UMNU Kebumen mengucapkan terimakasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Skema Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Wilayah dan Kewirausahaan Kemendiktisaintek 2025 yang telah mendanai kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini.
Melalui kegiatan ini, UMNU Kebumen kembali menegaskan perannya sebagai kampus yang hadir untuk masyarakat, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam mendorong inovasi teknologi yang dapat meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan desa. Pelatihan aquaponik ini diharapkan menjadi langkah awal masyarakat Sendangdalem dalam membangun sistem pangan rumah tangga yang sehat, efisien, dan berkelanjutan.(Joe/Rid)







