Surabaya, insanimedia.id – Warga Sukomanunggal RT 06 RW 02 Surabaya mempunyai cara tersendiri dalam merealisasikan program ketahanan pangan. Memanfaatkan limbah plastik dari galon air mineral, sebagai wadah digunakan untuk menanam cabe. Program unggulan warga ini tidak hanya bisa mengatasi permasalahan limbah plastik, namun juga sebagai program produktif dan edukatif.
Fidelia Septi Verlaidi, ST Lurah Sukomanunggal yang mengunjungi lahan “Cabe Berjaya Sukomanunggal” warga RT 06 RW 02 Sukomanunggal, sangat mengapresiasi peran warga yang menumbuhkan konsep produktif yang mendukung pemanfaatan lahan tidur dengan memanfaatkan limbah botol plastik menjadi sesuatu bermanfaat.
“Harapan saya tidak hanya berhenti pada penanaman pada satu jenis cabe saja tapi nantinya bisa berkembang pada jenis lain dan langkah atau gagasan warga di RT 06 RW 02 ini bisa mengurai darurat sampah limbah plastik dalam botol bukan sebagai halangan atau kendala sehingga bisa bermanfaat,” ujarnya, Rabu (20/05).
Dalam kesempatan sama, Wardi, Ketua RT 06 RW 02 Sukomanunggal menegaskan memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif untuk pertanian serta memanfaatkan sampah botol-botol bekas menjadi income tambahan untuk kas RT.
“Jadi limbah sampah botol-botol plastik bekas itu kita tampung dulu, nanti selanjutnya kita pres sebagian kita manfaatkan untuk media penanaman Cabe. Dari limbah botol plastik itu yang sudah kita pres sebagian kita jual hasil penjualan kita masukkan ke kas RT sebagai uang donasi sampah,” ungkapnya.
Tak hanya itu sambungnya, baik gagasan penanaman cabe dan memanfaat limbah botol plastik yang digagas RT 06 RW 02 sebagai upaya edukasi.
“Edukasinya, bagaimana memanfaatkan sampah botol plastik yang semula dianggap tidak ada faedahnya bisa bermanfaat dan menjadi berkah baik untuk lingkungan kita, Alhamdulillah, RT 06 RW 02 kita sebagai percontohan untuk program Proklim” pungkasnya.
Nantinya, ratusan tanaman cabe yang sudah mulai berbunga ini akan dibagikan kepada warga Sukomanunggal RT 06 RW 02 bersama pupuk cair organik sebagai bentuk ketahanan pangan sesuai program pemerintah.







