Pemkot Blitar Siapkan Rp1,9 Miliar untuk Seragam Sekolah, Ini Daftar Penerimanya

Penulis : Budi

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) menyiapkan anggaran sekitar Rp1,9 miliar untuk pengadaan kain seragam siswa pada 2026. Program tersebut menyasar peserta didik di jenjang TK, SD, dan SMP negeri.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dispendik Kota Blitar Syahbana Wijaya mengatakan, pengadaan kain seragam diperuntukkan bagi siswa TK Negeri kelas A, SD Negeri kelas 1 dan kelas 4, serta SMP Negeri kelas 7.

Program tersebut tidak membatasi penerima berdasarkan domisili. Artinya, siswa sekolah negeri di Kota Blitar yang berasal dari wilayah luar kota tetap mendapatkan hak yang sama.

“Untuk tahun 2026 ini pengadaan kain seragam kita adakan untuk TK Negeri kelas A, kemudian SD Negeri kelas 1 dan kelas 4, serta SMP Negeri kelas 7. Seluruh siswa di kelas tersebut mendapat kain seragam tanpa membedakan warga kota maupun luar kota,” ujarnya.

Syahbana menjelaskan, penentuan jumlah penerima mengacu pada data pokok pendidikan (Dapodik). Data yang digunakan merupakan data dengan batas waktu atau cut off 31 Agustus 2026.

Sementara proses pengadaan kain seragam telah mulai berjalan sejak Agustus 2026.

“Datanya kita ambil per cut off Dapodik tanggal 31 Agustus 2026,” jelasnya.

Dalam proses pengadaan, Dispendik Kota Blitar menerapkan metode mini kompetisi. Sebelum tahapan tersebut dilakukan, Dispendik terlebih dahulu melaksanakan market sounding untuk mengetahui kondisi serta ketersediaan kain seragam di pasaran.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses pengadaan barang dan jasa berlangsung secara terbuka serta dapat diikuti pelaku usaha yang memenuhi ketentuan.

“Harapannya ini benar-benar menghadirkan pengadaan barang dan jasa yang transparan, akuntabel, dan bisa diikuti oleh pelaku usaha. Makanya kita juga sudah melakukan market sounding untuk proses pengadaannya,” katanya.

Baca Juga :  120 Personil Amankan Debat Pertama Pilwali Kota Blitar

Dispendik menargetkan kontrak pengadaan kain seragam dapat terealisasi pada awal hingga pertengahan Oktober 2026. Setelah kontrak berjalan, proses pengadaan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 45 hari.

Dengan jadwal tersebut, kain seragam ditargetkan sudah diterima pada akhir November 2026.

“Untuk pengadaan kain untuk TK, SD, SMP itu totalnya sekitar Rp1,9 sekian miliar. Itu untuk kainnya saja,” pungkasnya.