Purworejo, insanimedia.id – Komisioner KPU Kabupaten Purworejo, Abdul Azis, S.Pd., mengapresiasi langkah PKBI Jawa Tengah bersama LPKA Kutoarjo yang membangun sinergi lintas sektor untuk memenuhi hak anak yang berhadapan dengan hukum (ABH).
Menurutnya, keberhasilan pembinaan anak binaan tidak hanya bergantung pada peran LPKA, tetapi juga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Dukungan tersebut penting untuk mempersiapkan proses reintegrasi sosial sehingga anak binaan dapat kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat secara positif.
“LPKA bukan sekadar tempat penahanan, melainkan wadah pembinaan, rehabilitasi, dan reintegrasi sosial. Pemenuhan hak ABH adalah kunci keberhasilan pembinaan dan sangat menentukan masa depan mereka setelah kembali ke masyarakat. Tantangan pemenuhan hak ini tidak bisa dijawab LPKA sendiri, tetapi membutuhkan komitmen lintas sektor,” ujar Azis.
Azis menegaskan, setiap anak binaan membutuhkan ruang dan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan diri. Selain itu, mereka juga berhak memperoleh pendidikan serta pendampingan yang dapat meningkatkan kepercayaan diri sebagai bekal menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Kegiatan pertemuan para pemangku kepentingan tersebut diawali dengan sambutan sejumlah pihak. Panitia kemudian melanjutkan agenda dengan diseminasi Program INKLUSI 2026, pemaparan kondisi dan kebutuhan LPKA Kutoarjo, serta diskusi berdasarkan klaster pemenuhan hak anak.
Melalui kegiatan tersebut, PKBI Jawa Tengah menargetkan terbentuknya kerja sama berkelanjutan antarlembaga. Kolaborasi itu diharapkan mampu menghasilkan program nyata untuk memastikan anak binaan mendapatkan hak dan pendampingan secara optimal.
Forum tersebut sekaligus menegaskan pentingnya memberikan kesempatan kepada anak yang pernah berhadapan dengan hukum untuk memperbaiki diri. Mereka tetap memiliki hak untuk tumbuh, mengembangkan potensi, dan mengambil bagian dalam kehidupan bermasyarakat.
Masa lalu tidak seharusnya menghalangi masa depan anak. Karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu mengambil peran dalam memberikan pendampingan, dukungan, serta kesempatan agar anak binaan dapat kembali menata kehidupan dan meraih masa depan yang lebih baik.







