Cabai Rawit Mulai Ditanam di Kecamatan Udanawu, Blitar, Petani dapat Bantuan Saprodi

Penulis : Rizma NA

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Petani di Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, mulai menanam cabai rawit pada Rabu (30/9/2026). Pemerintah Kabupaten Blitar turut mendukung kegiatan tersebut untuk mendorong pengembangan komoditas pertanian di wilayah setempat.

Petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Ngudi Sleman Makmur mengembangkan budidaya cabai rawit di lahan seluas 5 hektare. Kegiatan penanaman berlangsung bersama pemerintah daerah dan menjadi bagian dari penguatan sektor pertanian di Kabupaten Blitar.

Selain mendampingi proses penanaman, pemerintah juga memberikan bantuan sarana produksi pertanian (saprodi) kepada Gapoktan Ngudi Sleman Makmur. Bantuan tersebut terdiri atas 60 sachet benih cabai, 40 roll mulsa, 1 ton pupuk Fertiphos, serta 95 kilogram pupuk KNO3.

Bupati Blitar Rijanto mengatakan pemerintah terus memberikan dukungan kepada petani untuk mengembangkan komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi.

“Penanaman ini kita harapkan bisa memberikan manfaat bagi petani, sekaligus mendorong produktivitas pertanian,” ujar Rijanto.

Rijanto menilai petani perlu mengembangkan budidaya cabai secara berkelanjutan karena komoditas tersebut memiliki potensi ekonomi. Pemerintah juga mendorong keterlibatan petani sebagai pelaku utama agar peningkatan produksi dapat berjalan secara konsisten.

Menurutnya, peningkatan budidaya cabai tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga harus memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar Setiyana menjelaskan, pemerintah menyalurkan bantuan saprodi untuk membantu petani memulai sekaligus mengembangkan budidaya cabai rawit.

“Bantuan ini kita berikan untuk menunjang proses budidaya, mulai dari benih, mulsa hingga pupuk. Harapannya petani bisa memanfaatkan bantuan ini dengan baik sehingga budidaya cabai dapat berjalan optimal,” kata Setiyana.

Dengan dukungan benih, mulsa, dan pupuk tersebut, pemerintah berharap petani dapat mengoptimalkan lahan budidaya seluas 5 hektare sehingga produksi cabai rawit di Kabupaten Blitar semakin meningkat.

Baca Juga :  Rekomendasi Café Vintage di Blitar, Asik Buat Kongkow-Kongkow