Dukung KDKMP Sumberejo, Yayasan Cakrawala Purworejo Salurkan Voucher Belanja Rp15 Juta

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Purworejo, insanimedia.id – Yayasan Cakrawala Saka Internasional menyalurkan voucher belanja senilai total Rp15 juta untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Sumberejo. Yayasan tersebut membagikan voucher senilai Rp50 ribu kepada 300 peserta dalam kegiatan workshop peran media dalam partisipasi politik di gedung KDKMP Sumberejo, Minggu (1/11/2026).

Ketua Yayasan Cakrawala Saka Internasional, Muhammad Fahrur Ngizza, yang juga menjabat sebagai Ketua KDKMP Sumberejo, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kolaborasi kedua pihak untuk mendukung program pemerintah, terutama KDKMP dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Nah, kali ini kita Yayasan Cakrawala bekerja sama dengan KDKMP Sumberejo yang di sini hari ini kita juga support program pemerintah, dalam artian kita sangat mendukung adanya program-program dari pemerintah baik itu KDKMP maupun MBG,” Ujar Ngizza.

Ngizza menjelaskan bahwa yayasan memberikan voucher belanja agar peserta bertransaksi langsung di KDKMP Sumberejo. Program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan aktivitas koperasi sekaligus mendukung keberhasilan program pemerintah.

“Yayasan Cakrawala memberikan voucher senilai Rp50.000 per orang dikalikan 300 hadirin yang insyaallah hadir dengan jumlah total Rp15 juta. Hal itu diperuntukkan untuk menunjang kesuksesan KDKMP, seperti itu,” Ujar Ngizza.

Selain mendukung koperasi, Ngizza mengungkapkan bahwa workshop tersebut berangkat dari keprihatinannya terhadap perilaku masyarakat dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, sebagian masyarakat masih mudah mempercayai unggahan tanpa memeriksa kebenaran informasi terlebih dahulu.

“kita selalu resah karena, nuwun sewu (mohon maaf) per hari ini, masyarakat itu tidak amat terhadap media. Tau ada yang posting langsung ikut oh ini seperti ini dan menjustifikasi bahwa ini adalah kegiatan media yang tidak terkontrol. Hal ini kami harapkan dengan adanya workshop ini masyarakat lebih tergugah lagi, tidak langsung like dan memandang bahwa yang ada di media sosial itu semua benar, seperti itu,” Ujar Ngizza.

Baca Juga :  Di MA An-Nawawi Berjan, Orang Tua dapat Pantau Langsung Anaknya Di Sekolah Lewat Aplikasi

Workshop tersebut menghadirkan Komisioner KPU Purworejo Imam Turmudi dan Aktivis Media Purworejonya ID Ade Nugroho sebagai narasumber. Sejumlah instansi turut menghadiri kegiatan itu, antara lain Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Koperasi, serta perwakilan KIK Agrinas.

Kolaborasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran media dalam kehidupan politik sekaligus mendorong dukungan terhadap program pemerintah.

Dalam pemaparannya, Ade Nugroho mengingatkan peserta agar lebih berhati-hati saat membuat unggahan di media sosial. Ia menegaskan bahwa sebuah unggahan sederhana dapat menimbulkan konsekuensi hukum apabila penggunanya tidak mempertimbangkan isi dan dampaknya.

“Buat status itu simpel, Bapak Ibu, nggawe status yang cuma satu klik, tapi itu dampaknya bisa Ibu terkena masalah hukum. Jadi kita harus berhati-hati,” Ujar Ade.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Purworejo Ganis Pramudito mengajak masyarakat menggunakan media sosial secara bijak. Ia meminta warga memilah informasi dengan cermat, terutama menjelang berbagai agenda pemilihan umum, baik di tingkat desa maupun daerah hingga nasional.

Ganis menilai masyarakat perlu memahami bahwa media sosial memuat beragam informasi, baik yang bermanfaat maupun yang berpotensi menyesatkan. Karena itu, warga harus memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

“Bapak Ibu kan harus tahu, semua kacamata punya media sosial ya. Ada yang baik, ada yang buruk. Nah, gunakan itu dengan bijak. Saya tidak mengarahkan ke mana-mana, namun ketika nanti ada pil-pil, baik pilkades kemudian ada pilkada itu ada pilbup, pilgub, untuk pilpres yang berikutnya itu punya pilkades ya. Nah, ini siapa tahu dari para pemakai media ini boleh-boleh saja. Nah, Bapak Ibu yang penting bijak dalam mencermati atau menggunakan media,” Ujar Ganis.

Baca Juga :  Polres Blitar Ciptakan Harkamtibmas yang Kondusif dengan Cangkrukan Kamtibmas

Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap masyarakat semakin kritis dalam menerima informasi, bertanggung jawab saat bermedia sosial, serta berpartisipasi aktif mendukung keberlangsungan KDKMP Sumberejo.