Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriyadi Dukung Sinergi BULOG-Bapanas Perkuat Peternak Blitar

Penulis : Rizma N.A.

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriyadi, menyambut positif langkah Perum BULOG dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam membantu keberlangsungan usaha peternak ayam petelur di Kabupaten Blitar. Ia menilai penyaluran jagung Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta program pembelian telur dapat memberikan dukungan nyata bagi peternak.

Supriyadi menyebut kestabilan harga bahan baku pakan dan kepastian penyerapan hasil produksi sebagai dua faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha peternakan. Apalagi, Kabupaten Blitar memiliki posisi strategis sebagai salah satu daerah penghasil telur ayam terbesar di Indonesia.

Data Pemerintah Kabupaten Blitar mencatat produksi telur di daerah tersebut mencapai 1.083.583 kilogram per hari. Jumlah peternak ayam petelur mencapai 4.023 orang, sedangkan kebutuhan jagung untuk memenuhi pakan ternak mencapai 1.500 ton setiap hari.

Karena itu, Supriyadi berharap pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BULOG terus memperkuat kerja sama dalam mendukung sektor peternakan. Menurutnya, kolaborasi tersebut perlu berjalan secara konsisten, bukan hanya melalui penyaluran bantuan sesaat.

Ia juga berharap program tersebut mampu membantu peternak mengendalikan biaya produksi sekaligus memberikan kepastian pasar bagi hasil panen telur mereka.

Penguatan sektor peternakan rakyat menjadi perhatian dalam kegiatan Sinergi BULOG Bersama Peternak Ayam Petelur melalui Pembelian Telur Ayam dan Penyaluran Jagung SPHP. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Kamis (5/11/2026).

Pada kesempatan yang sama, Bupati Blitar Rijanto turut menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, beserta jajaran BULOG atas perhatian dan dukungan kepada peternak ayam petelur di Kabupaten Blitar.

Pemerintah berharap kerja sama lintas sektor tersebut dapat memperkuat ekosistem peternakan rakyat. Selain menjaga ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan, langkah ini juga diharapkan mempertahankan posisi Kabupaten Blitar sebagai sentra produksi telur nasional serta meningkatkan kesejahteraan para peternak.

Baca Juga :  Pemkot Blitar Usulkan Hasil Seleksi Enam Jabatan ke BKN, Tiga Posisi Strategis Masih Kosong