Kebumen, insanimedia.id – Dua anak laki-laki ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Gebang, Dukuh Gagakbaning, Desa Wonotirto, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Kamis (5/11/2026) sore. Kepolisian menduga kedua anak tersebut tenggelam saat bermain di sekitar sungai.
Kedua korban masing-masing berinisial RHAB (7) dan ATJ (8). Keduanya tercatat sebagai warga Dukuh Polaman, Desa Kebakalan, Kecamatan Karanggayam.
Warga mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, seorang warga bernama Minem sedang beraktivitas di area persawahan yang berada tidak jauh dari Sungai Gebang. Ia kemudian melihat seorang anak mengapung di permukaan air dan segera meminta bantuan warga lainnya.
“Saat itu salah seorang warga melihat ada anak mengapung di permukaan air. Lalu warga tersebut meminta tolong kepada warga lainnya,” terang Plt Kasihumas Polres Kebumen Aiptu Nanang Faulatun D. mewakili Kapolres Kebumen AKBP Rachmad C Yusuf, Jumat 6 November 2026.
Mendengar permintaan pertolongan tersebut, Tuslam dan Sumarno langsung menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi. Ketika menolong korban pertama, Sumarno merasakan keberadaan tubuh lain di dasar sungai. Setelah melakukan pemeriksaan, warga menemukan korban kedua yang juga tenggelam.
Warga kemudian membawa kedua anak tersebut ke tepi sungai dan memberikan pertolongan awal. Selanjutnya, warga mengevakuasi korban ke Puskesmas Karangsambung untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
Namun, petugas medis menyatakan kedua anak tersebut telah meninggal dunia. Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan luka yang disebabkan benda tajam maupun benda tumpul pada tubuh kedua korban.
Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama personel Polsek Karanggayam juga mencatat kondisi geografis lokasi kejadian.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan lokasi, Sungai Gebang memiliki kedalaman sekitar dua meter dengan lebar aliran kurang lebih lima meter. Jarak lokasi kejadian dengan rumah kedua korban diperkirakan sekitar satu kilometer,” terang Kasihumas berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan Polres Kebumen bersama Polsek Karanggayam.
Dari keterangan yang dikumpulkan, kedua anak tersebut meninggalkan rumah sekitar pukul 17.00 WIB untuk bermain. Sekitar 30 menit berselang, warga menemukan keduanya dalam kondisi tenggelam di Sungai Gebang.
Aiptu Nanang menjelaskan bahwa keluarga korban telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Pihak keluarga juga menolak pelaksanaan autopsi terhadap kedua jenazah dan telah menyampaikan keputusan tersebut melalui surat pernyataan.
Setelah menyelesaikan proses pemeriksaan, petugas menyerahkan kedua jenazah kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Dukuh Polaman, Desa Kebakalan. Keluarga berencana memakamkan keduanya pada Jumat (6/11/2026) pukul 09.00 WIB di tempat pemakaman umum Desa Kebakalan.
Menyikapi kejadian tersebut, Polres Kebumen mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya ketika mereka bermain di sekitar sungai, saluran irigasi, maupun kawasan perairan lainnya.
Kepolisian juga meminta orang tua memberikan pemahaman kepada anak mengenai risiko bermain di kawasan perairan tanpa pendampingan orang dewasa. Pengawasan secara langsung diperlukan untuk mencegah kejadian serupa, mengingat kondisi dan kedalaman sungai dapat membahayakan keselamatan anak-anak.







