Blitar, insanimedia.id – Blitar ditetapkan sebagai daerah acuan nasional dalam percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Penilaian tersebut diberikan karena capaian pembangunan KDKMP di Blitar Raya menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia.
Komandan Kodim 0808/Blitar, Virlani Arudyawan, menyampaikan bahwa pembangunan KDKMP di wilayah Kota dan Kabupaten Blitar telah mencapai 205 titik dari target 260 titik pembangunan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 85 titik dinyatakan siap beroperasi.
“Untuk peresmian KDKMP ini yang dioperasionalkan di kota dan kabupaten, ini berarti ada 85 titik KDKMP yang bisa siap digunakan. Kemudian secara pencapaian ini perlu saya informasikan kepada rekan-rekan media bahwa Blitar ini menjadi tolok ukur nasional bahwa pembangunan KDKMP saat ini menjadi yang tertinggi,” ujar Letkol Inf Virlani Arudyawan.
Ia menjelaskan, progres pembangunan KDKMP di Blitar saat ini telah mencapai sekitar 98 persen. Pemerintah dan pihak terkait masih menyelesaikan 55 titik pembangunan agar seluruh target dapat terpenuhi.
“Sekarang kita sudah 205 titik yang sudah terbangun 100 persen dari milestone 260, jadi kurang 55 titik lagi. Mungkin akhir Juni atau awal Juli seluruhnya sudah 100 persen,” jelasnya.
Virlani menambahkan, seluruh pembangunan ditargetkan selesai sebelum peresmian nasional yang direncanakan dilakukan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
“Insyaallah kalau nanti tanggal 16 Agustus diresmikan oleh Bapak Presiden Prabowo, kita bisa mencapai seluruhnya 100 persen,” tambahnya.
Setelah 85 titik mulai beroperasi, pemerintah dan jajaran terkait akan melanjutkan penyelesaian pembangunan di titik yang tersisa agar seluruh program KDKMP di Blitar dapat rampung sesuai target.







