Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mencatat realisasi pendapatan dari dana transfer atau Transfer Ke Daerah (TKD) mencapai sekitar Rp387 miliar hingga Agustus 2026. Angka tersebut setara dengan 69 persen dari target pendapatan dana transfer tahun ini yang mencapai Rp559 miliar.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar, Heru Eko Pramono, menilai realisasi tersebut menunjukkan perkembangan positif. Pemerintah daerah masih memiliki waktu untuk mengejar sisa target hingga berakhirnya tahun anggaran 2026.
“Hingga Agustus kemarin, realisasi pendapatan Pemkot Blitar dari dana transfer sudah mencapai 69 persen, atau sekitar Rp387 miliar dari target Rp559 miliar,” ujar Heru.
Heru menjelaskan, dana transfer berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang pemerintah pusat salurkan kepada pemerintah daerah. Dana tersebut berfungsi membantu daerah membiayai berbagai urusan pemerintahan yang menjadi kewenangannya.
Menurutnya, pemerintah daerah menerima dana transfer melalui sejumlah komponen, terutama Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Pemerintah menggunakan dana tersebut untuk membiayai program sesuai kebutuhan dan prioritas nasional, termasuk sektor pendidikan, kesehatan, serta pembangunan infrastruktur.
BPKAD Kota Blitar juga terus melakukan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan setiap dana transfer yang telah diterima segera masuk dalam pelaksanaan program sesuai ketentuan.
“Kami terus berkoordinasi dengan OPD terkait agar dana yang sudah masuk segera direalisasikan sesuai peruntukannya,” katanya.
Heru menegaskan Pemkot Blitar tetap mengedepankan akuntabilitas dalam mengelola dana transfer dari pemerintah pusat. Pemerintah memastikan penggunaan anggaran tersebut sesuai sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.
Ia juga menyatakan optimistis pemerintah daerah mampu memenuhi target penerimaan dana transfer hingga penghujung tahun anggaran. Koordinasi dan percepatan realisasi anggaran akan terus dilakukan untuk mendukung pencapaian target tersebut.
“Kami optimistis target dana transfer pusat bisa tercapai sesuai jadwal yang ditentukan,” pungkasnya.







