Gus Jhohan Sabiq: Mondok Bukan Penghalang Santri Blitar untuk Berkarya di Dunia Digital

Penulis: Sulkhan Z

Insani Media

 

BLITAR, insanimedia.id – Menyambut era digital, Pondok Pesantren Mambaul Hisan, Gondang, Gandusari, Kabupaten Blitar, membuktikan bahwa sekat-sekat pesantren bukan halangan untuk berinovasi di dunia sinematografi. Melalui ajang Lomba Film Pendek dalam rangkaian Festival Santri Mambaul Hisan (FESEMHA) ke-5, sebanyak 9 tim santri unjuk gigi memamerkan karya visual garapan mereka.

​Puncak pemutaran dan penjurian karya tersebut digelar langsung di halaman SMK Mambaul Hisan pada Kamis (28/5/2026). Sembilan karya yang berkompetisi merupakan representasi dari seluruh santri Mambaul Hisan Gondang yang telah melewati proses produksi secara mandiri, mulai dari penulisan naskah, penyutradaraan, hingga proses penyuntingan gambar.

​Mendorong Konten Positif di Ruang Digital

​Ketua Yayasan KH Shodiq Damanhuri, Gus Jhohan Sabiq, menegaskan bahwa FESEMHA ke-5 ini menjadi momentum penting untuk mendobrak stigma lama mengenai keterbatasan ruang gerak santri. Menurutnya, pesantren modern harus mampu melahirkan kreator konten yang membawa nilai-nilai kesejukan di internet.

​”Pondok pesantren bukanlah tembok besar penghalang santri untuk berkarya. Dalam festival ini, kami ingin membuktikan bahwa santri itu punya kreativitas yang luas,” ujar Jhohan di sela-sela acara, Kamis (28/5/2026).

​hohan menambahkan, hasil karya dari 9 tim santri ini tidak boleh berhenti di lingkungan internal saja, melainkan harus dipublikasikan secara masif ke khalayak luas. Hal ini krusial mengingat lanskap media digital saat ini sangat membutuhkan alternatif konten yang edukatif dan berakhlak.

​”Hasilnya perlu dipublikasikan ke khalayak ramai agar karya santri dapat mengisi ruang-ruang kosong digital yang sangat perlu sentuhan hangat para santri,” imbuhnya.

 

Melalui integrasi antara nilai pesantren dan teknologi media, FESEMHA ke-5 menjadi bukti nyata adaptasi lokal santri Blitar dalam menghadapi tantangan zaman, sekaligus menegaskan peran aktif mereka sebagai produsen konten digital yang berbasis nilai-nilai luhur.

Baca Juga :  Pedagang Mastrip dan KAI Daop 7 Perkuat Dukungan untuk UMKM Blitar