Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kabupaten Blitar memperbaiki jalan di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, untuk memperlancar aktivitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan kawasan agropolitan. Pemkab menangani ruas jalan sepanjang 1.650 meter dengan lebar 2,75 meter melalui pemeliharaan rutin Unit Reaksi Cepat (URC), berupa tambal sulam pada permukaan jalan lapen dan coldmix.
Warga menyambut perbaikan tersebut dengan menggelar tasyakuran bersama Bupati Blitar Rijanto di depan Koi Park, Desa Kemloko, Sabtu (24/10/2026). Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan itu, antara lain anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Erma Susanti, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta jajaran Muspika Kecamatan Nglegok.
Dalam sambutannya, Rijanto menekankan bahwa perbaikan jalan memiliki manfaat lebih luas daripada sekadar meningkatkan kenyamanan pengguna. Infrastruktur yang memadai juga berperan penting dalam menggerakkan perekonomian warga, terutama di kawasan agropolitan yang mengandalkan sektor pertanian dan perdagangan.
“Pembangunan infrastruktur jalan bukan hanya tentang memperbaiki akses dan kenyamanan, tetapi juga membuka peluang ekonomi, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perdagangan, serta memudahkan masyarakat mengakses pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik,” ujar Rijanto.
Menurutnya, kondisi jalan yang semakin baik dapat mempercepat pengiriman hasil pertanian dan menunjang produktivitas masyarakat. Akses yang lancar juga membuka peluang bagi warga untuk mengembangkan potensi ekonomi setempat sehingga manfaat pembangunan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Rijanto menjelaskan, Pemkab Blitar terus menjalankan pembangunan secara bertahap dengan mengedepankan pemerataan dan keadilan. Pemerintah daerah juga menyesuaikan pelaksanaan program dengan kemampuan anggaran serta kebutuhan masyarakat di lapangan.
Selain memperhatikan kualitas infrastruktur, Rijanto mendorong warga Desa Kemloko mengembangkan berbagai potensi lokal. Ia menilai sektor pertanian, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta perdagangan dapat menjadi penggerak ekonomi desa jika masyarakat mampu memanfaatkannya secara optimal.
“Mari kita manfaatkan infrastruktur yang telah diperbaiki untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan perekonomian desa,” katanya.
Rijanto turut mengajak masyarakat menjaga jalan yang telah diperbaiki agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Ia menilai semangat gotong royong, kerukunan, dan kebersamaan menjadi bagian penting dalam merawat hasil pembangunan.
Melalui pemeliharaan jalan di Dusun Kuwut, Pemkab Blitar berharap mobilitas warga semakin lancar dan kegiatan ekonomi berjalan lebih baik. Perbaikan tersebut juga diharapkan memperkuat pengembangan kawasan agropolitan Nglegok sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.







